Mengenal Provinsi Jawa Timur, Kebudayaan Beserta Keseniannya

KOLASE PROV JAWA TIMUR DAN TUGU PAHLAWAN SURABAYA

Provinsi Jawa Timur

Provinsi Jawa Timur secara administratif terbagi menjadi 29 kabupaten dan 9 kota,  dengan  Kota Surabaya sebagai ibukota provinsi.  Ini menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi yang memiliki jumlah kabupaten/kota terbanyak di Indonesia.   Jawa Timur terbagi dalam 4 Badan Koordinasi  Wilayah (Bakorwil ), sebagai berikut Bakorwil I Madiun meliputi Kota Madiun, Kab. Madiun, Kab. Magetan, Kab. Ponorogo, Kab. Ngawi, Kab. Trenggalek, Kab. Tulungagung, Kota Blitar, Kkab. Blitar, dan Kab. Nganjuk.  Bakorwil II Bojonegoro meliputi Kab. Bojonegoro, Kab. Tuban, Kota Mojokerto, Kota Kediri, kab. Kediri, Kab. Jombang, dan Kab. Lamongan.  Bakorwil III Malang, meliputi Kota Malang, Kab. Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kab. Pasuruan, Kota Probolinggo, kab. Probolinggo, kab. Lumajang, kab. Jember, Kab. Bondowoso, Kab. Situbondo dan Kab. Banyuwangi.  Bakorwil IV  Pamekasan meliputi,  Kota Surabaya, Kab. Sidoarajo, kab. Gresik, kab. Bangkalan, Kab. Sampang, Kab. Pamekasan, dan kab Sumenep.

Struktur Organisasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur terdiri atas  Sekretariat Daerah dengan 11 Biro dan Sekretariat DPRD,  20 Dinas, Inspektorat, 1 Badan , 12 Lembaga Teknis Daerah  , 4  Lembaga lain,  dan 5 Rumah Sakit Daerah.  Jawa Timur mempunyai posisi yang strategis di bidang Industri karena diapit oleh dua provinsi besar yaitu Jawa Tengah dan Bali, sehingga menjadi pusat  pertumbuhan industri maupun perdagangan. Mayoritas  penduduk Jawa Timur adalah Suku Jawa, namun demikian, entitas di Jawa Timur lebih heterogen. Suku Jawa menyebar hampir di seluruh wilayah Jawa Timur daratan.  Umumnya Suku Jawa menganut agama Islam, sebagian menganut agama Kristen,  Katolik, Hindu dan Buddha.

Jawa Timur memiliki kesenian dan kebudayaan yang khas, Reog dan Ludruk merupakan salah satu kesenian Jawa Timur yang sangat terkenal. Selain keseniannya yang begitu mendunia, kebesaran Jawa Timur juga tercermin dari aneka ragam budayanya. Antara lain karapan sapi, pacuan sapi  yang hanya ada di Madura, yang diilhami dari petani membajak sawah dengan sapi yang merupakan kebiasaan masyarakat Madura. Masyarakat Jawa Timur memiliki komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai kebajikan. Hal ini terekspresikan pada pepatah “ JER BASUKI MAWA BEYA” , yang  berarti  untuk mencapai suatu kebahagiaan diperlukan pengorbanan.

Unsur FORKOPIMDA (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah)
1 Gubernur Jawa Timur
2 Ketua DPRD Jawa Timur
3 Kapolda Jawa Timur
4 Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
5 Pangdam Kodam V/Brawijaya
 
Nama Pejabat
Gubernur : Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.
Wakil Gubernur : Dr. Emil Elistianto Dardak, M.Sc.
Sekretaris Daerah : Dr. Ir. Heru Tjahjono, M.M.
   
DPRD    
Ketua : Kusnadi, S.H., M.Hum.
Wakil : 1. Hj. Anik Maslachah, S.Pd., M.Si.
  2. Sahat Tua Simanjuntak, S.H. M.H.
  3. Anwar Sadad
  4. Achmad Iskandar
Sekretaris : Andik Fadjar Tjahjono
Kepartaian : 1. PDI-P 6. NasDem
  2. PKB 7. PAN
  3. Gerindra 8. PPP
  4. Demokrat 9. Keadilan Bintang
  5. Golkar Nurani
   
Topografi    
Status :  
Letak : 11100 – 1140’ BT, 070 12’ – 80 48’ LS
Luas Wilayah : 47.963 km2
Ketinggian Rata-Rata :
Batas Wilayah  
– Sebelah Utara : Laut Jawa dan Prov. Kalimantan Selatan
– Sebelah Selatan : Samudera Hindia
– SebelahTimur : Prov. Bali
– Sebelah Barat : Prov. Jawa Tengah
Cakupan Wilayah    
– Pulau : 229
– Gunung : 181
– Sungai : 67
Ibu Kota : Surabaya
Kabupaten/Kota : 29 Kabupaten : 9 Kota :
  1. Madiun 1. Madiun
  2. Magetan 2. Blitar
  3. Pacitan 3. Mojokerto
  4. Ponorogo 4. Kediri
  5. Ngawi 5. Malang
  6. Trenggalek 6. Batu
  7. Tulungagung 7. Pasuruan
  8. Blitar 8. Probolinggo
  9. Nganjuk 9. Surabaya
  10. Bojonegoro
  11. Tuban
  12. Mojokerto
  13. Kediri
  14. Jombang
  15. Lamongan
  16. Malang
  17. Pasuruan
  18. Probolinggo
  19. Lumajang
  20. Jember
  21. Bondowoso
  22. Situbondo
  23. Banyuwangi
  24. Sidoarjo
  25. Gresik
  26. Bangkalan
  27. Sampang
  28. Pamekasan
  29. Sumenep
Kecamatan : 666
Kelurahan/Desa : 8.501
 
Demografi  
Jumlah penduduk : 39.292.972 jiwa
Suku-suku : 7 Suku:  Jawa, Tengger, Osing, Madura, Sunda,
  Bawean, Tionghoa
 
Bahasa : 8 Bahasa: Jawa, Jawa Arekan, Jawa Jombang,
  Jawa Madiun, Jawa Malang, Bali, Madura, Osing
 
Agama : Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha,
  Konghucu
Kebudayaan    
Adat Istiadat : Festival Bandeng, Ganjuran, Karapan Sapi, Pingitan,
  Tumpeng Sewu, Upacara Kasada, Larung Ari-ari,
  Sedekah Bumi, Temu Manten Pegon, Gulat Okol,
  Pitonan, Tiban,  Ojung, Selamatan Gunungsari
Kesenian : Tari Glipang, Tari Caping Ngancak, Ludruk, Tari
  Seblang, Ketoprak, Wayang Topeng Malang,
  Wayang Timplong
Ekonomi    
Hasil Bumi : Sumber Daya Mineral, Logal, Tembaga, Perak,
  Emas, Minyak dan Gas
Mata pencaharian : Petani, Pedagang, Buruh, Nelayan, Guru, Buruh
penduduk   Pabrik

Sumber: https://www.jatimprov.go.id/

kj