Mengenal Apotik Hidup Keluarga

Fadmin Malau
Fadmin Malau

Oleh: Fadmin Malau

Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat sebagai obat bila ditanam menjadi apotik hidup bagi anggota keluarga sebab tanaman adalah makhluk bernyawa. Kumpulan berbagai jenis tanaman berkhasiat obat itu disebut juga Tanaman obat keluarga (Toga) merupakan berbagai jenis tanaman berkhasiat obat yang ditanam di pekarangan rumah atau sekitar rumah. Toga dapat digunakan sebagai pertolongan pertama untuk mengobati demam, batuk dan lainnya. Toga juga sebagai penambah gizi keluarga dan sebagai bumbu atau rempah-rempah masakan.

Disebabkan banyak tanaman berkhasiat sebagai obat maka banyak pula jenis Toga, antara lain sirih, kunyit, temulawak, kembang sepatu, sambiloto, kencur, jahe, serai, daun salam, pepaya, timun, bayam, mawar, melati, bunga matahari, tapakdara, kumis kucing dan banyak yang lainnya. Tananam obat keluarga disebut juga sebagai apotik hidup keluarga.

Semua orang atau semua keluarga bisa mempunyai apotik hidup apa bila ada kemauan sebab apotik hidup tidak harus memiliki lahan pertanian yang luas. Bila lahan sekitar rumah tidak luas maka Toga dapat ditanam dalam pot. Hal itu karena istilah Toga merupakan penataan pekarangan. Toga apotik hidup sebagai bahan obat untuk anggota keluarga yang sakit. Toga aktivitas membudidayakan tanaman berkhasiat obat dalam memenuhi keperluan keluarga akan obat.

Untuk memperoleh pengobatan seorang pengobat harus pandai membuat formula tanaman obat. Artinya, pengobatan harus sesuai dengan kondisi pasien, terkait dengan dosis agar pengobatan berhasil. Tanaman obat keluarga sebagai bahan ramuan tradisional yang diambil dari berbagai bagian tanaman yakni jenis tanaman yang dimanfaatkan daunnya seperti Seledri, untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi. Daun Belimbing, untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi. Daun Kelor, untuk mengobati panas dalam atau demam. Daun Bayam Duri, untuk mengobati kurang darah. Daun Kangkung, untuk mengobati insomia. Daun Sirih, untuk menyembuhkan batuk, antiseptika, obat kumur. Daun Salam, untuk astringensia dan yang lainnya.

Jenis tanaman yang dimanfaatkan kulit batangnya seperti Kayu Manis, untuk mengoboti batuk, sesak napas, nyeri lambung, perut kembung, diare, rematik dan menghangatkan lambung. Kulit batang Jeruk Nipis, untuk antiseptik sehingga dipakai sebagai bahan baku obat kumur. Disamping itu ada juga Toga untuk dimanfaatkan akarnya dan umbinya.

Fungsi Tanaman Obat Buat Keluarga

Tanaman obat sangat berfungsi bagi keluarga. Adapun fungsi Toga untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya kesehatan masyarakat, antara lain meliputi upaya preventif (pencegahan), upaya promotif (meningkatkan derajat kesehatan), upaya kuratif (penyembuhan penyakit). Disamping itu fungsi Toga untuk memperbaiki status gizi masyarakat, sebab banyak tanaman yang dikenal sebagai penghasil buah-buahan atau sayur-sayuran seperti lobak, seledri, pepaya dan lainnya.

Tidak heran sebab sejak manusia ada di permukaan bumi ini, Allah SWT telah menciptakan alam dengan segala isinya dan sejak manusia pertama (Nabi Adam AS dan Siti Hawa) ada di permukaan bumi telah memanfaatkan alam untuk memenuhi kebutuhan kehidupannya, termasuk obat untuk kesehatan. Faktanya, bahan obat-obatan yang ada sekarang ini bahannya dari alam berupa tumbuh-tumbuhan. Kenyataan bantuan obat-obatan yang bahannya berasal dari alam dapat mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi manusia.

Untuk Tanaman Obat Keluarga telah terbukti dapat dimanfaatkan untuk pengobatan gangguan kesehatan keluarga seperti demam panas, batuk, sakit perut, terjadi gatal-gatal pada kulit dan yang lainnya. Kehadiran Toga sejalan dengan pengobatan tradisional atau pengobatan alternatif dengan menggunakan bahan yang tidak termasuk dalam standart pengobatan kedokteran modern atau pelayanan kesehatan secara kedokteran.

Menurut Agoes, (1992) Pengobatan Alternatif adalah suatu upaya kesehatan dengan cara lain dari ilmu kedokteran dan berdasarkan pengetahuan yang diturunkan secara lisan maupun tulisan yang berasal dari Indonesia atau luar Indonesia. Sedangkan menurut WHO (1978), Pengobatan Tradisional adalah ilmu dan seni pengobatan berdasarkan himpunan pengetahuan dan pengalaman praktek, baik yang dapat diterangkan secara ilmiah ataupun tidak dalam melakukan diagnosis, preventif dan pengobatan terhadap ketidak seimbangan fisik, mental ataupun sosial. Pedoman utama adalah pengalaman praktek, yaitu hasil-hasil pengamatan yang diteruskan dari generasi ke generasi baik secara lisan maupun tulisan.

Tanaman obat keluarga merupakan upaya meningkatkan pemanfaatan tanaman berkhasiat obat. Selain sebagai sarana untuk menjaga kesehatan masyarakat, Toga juga berfungsi sebagai sarana penghijauan, sarana pelestarian alam, sarana memperbaiki gizi, sarana untuk pemerataan pendapatan, sarana penyebaran gerakan penghijauan dan sarana keindahan pekarangan atau lingkungan sekitar rumah (Redaksi Agromedia, 2007).

Manfaat yang dihasilkan dari Tanaman Obat Keluarga bagi masyarakat secara umum dapat digolongkan menjadi tiga kategori yakni: 1. Manfaat dari sisi ekonomi, mengurangi efek ketergantungan penggunaan obat kimia. 2, Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang tanaman obat keluarga dan 3. Meningkatkan kesehatan masyarakat dengan menanam Tanaman Obat Keluarga di lingkungan rumah masing-masing. Dari manfaat Toba maka Tanaman Obat Keluraga merupakan satu upaya untuk mewujudkan kondisi keluarga yang sehat atau Toga mewujudkan sehat keluarga atau keluarga sehat seluruh Indonesia.

Apotik hidup sangat penting dan sebaiknya dibuat apotik hidup bagi setiap keluarga agar keluarga-keluarga Indonesia selalu sehat dengan mengandal kearifan budaya lokal yang ada di Indonesia dalam masalah tanaman obat keluarga. Buatlah apotik keluarga agar jika sakit ada obat sebagai pertolongan pertama.Semoga.

***