Mengapa Pengendara Sering Melanggar Aturan Rambu Lalu Lintas

Pemerhati Masalah Transportasi dan Hukum AKBP (P) Budiyanto.SH.SSOS.MH.
Pemerhati Masalah Transportasi dan Hukum AKBP (P) Budiyanto.SH.SSOS.MH.

Jakarta|EGINDO.co Pemerhati masalah transportasi dan hukum Budiyanto mengatakan, Didalam Undang – Undang Lalu Lintas & Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, pasal 106 ayat ( 4 ) setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor wajib mematuhi ketentuan, antara lain rambu- rambu perintah dan larangan. Masih banyaknya pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu- rambu mengindikasikan rendahnya disiplin dalam berlalu lintas.

Lanjutnya, Pemasangan rambu – rambu di jalan dapat digunakan sebagai peringatan, larangan, perintah maupun petunjuk. Dengan adanya rambu – rambu dapat membantu masyarakat dalam berlalu lintas dan dapat menghindari konflik di jalan.

“Yang perlu menjadi perhatian adalah mengapa masyarakat pengguna jalan kurang disiplin,”ujarnya.

Baca Juga :  Mengapa Pengendara Saat Ini Banyak Terlihat Lebih Anarkis ?

Ia katakan, Bisa juga karena tidak tahu tentang fungsi rambu – rambu, abai terhadap rambu- rambu atau ingin coba-coba. Apapun faktor yang melatar belakangi sehingga masyarakat pengguna jalan kurang disiplin tidak diperbolehkan.

Mantan Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP (P) Budiyanto SH.SSOS.MH menjelaskan, Perlu langkah – langkah atau upaya secara simultan dari mulai kegiatan edukasi, langkah- langkah preventif dan penegakan hukum. Langkah-langkah edukasi antara lain: memberikan pencerahan, sosialisasi safety riding, kampanye keselamatan dan lain-lain.

Ungkapnya, Langkah Preventif atau pencegahan dengan menempatkan personil di lokasi rawan macet, rawan pelanggaran, dan rawan kecelakaan. Langkah ke-3 dengan cara melakukan penegakan hukum baik dengan cara represif justice/ tilang atau dengan cara represif non justice / teguran. Upaya atau langkah ini harus dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan. Partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk memberikan masukan, saran dan kritikan untuk kebaikan bersama.

Baca Juga :  Lokalisasi Sunan Kuning Batal Ditutup Hari Ini

Tidak mematuhi rambu – rambu menurut Budiyanto, merupakan perbuatan melawan hukum yang diatur dalam pasal 287 ayat ( 1 ) tentang pelanggaran rambu- rambu, dapat dikenakan pidana kurungan paling lama 2 ( dua ) bulan atau denda paling banyak Rp 500 .000 ( lima ratus ribu rupiah ). Pelanggaran lalu lintas didapat :
a. Tertangkap tangan.
b. Laporan.
c. Hasil rekaman dari CCTV E- TLE.

@Sadarudin

Bagikan :