Mendag Tekankan Peran ATTEC Percepat Kerja Sama Dagang Asia

Menteri Perdagangan Budi Santoso
Menteri Perdagangan Budi Santoso

Jakarta|EGINDO.co Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan bahwa penguatan komunikasi bisnis antarpelaku usaha merupakan faktor krusial dalam mempercepat kinerja ekspor dan mendorong masuknya investasi ke Indonesia. Menurutnya, interaksi langsung pelaku usaha lintas negara akan meningkatkan efektivitas kerja sama ekonomi sekaligus memperkuat hubungan perdagangan internasional.

Dalam peresmian Kantor Pusat Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) di Jakarta, Mendag menyampaikan bahwa kehadiran ATTEC membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi pelaku usaha Asia melalui skema business-to-business. Model ini diyakini mampu mempercepat realisasi transaksi ekspor dan investasi karena mempertemukan mitra bisnis secara langsung tanpa hambatan birokrasi yang berlarut.

Budi Santoso juga menyoroti masih adanya kendala persepsi serta keterbatasan pemahaman investor asing terhadap regulasi di Indonesia. Kondisi tersebut dinilai menghambat optimalisasi peluang investasi, meskipun pemerintah telah menyediakan berbagai kemudahan berusaha. Ia berharap ATTEC dapat berperan sebagai sumber informasi yang kredibel sekaligus jembatan komunikasi antara investor dan otoritas terkait.

Sejalan dengan itu, Ketua Umum ATTEC Budihardjo Iduansjah menjelaskan bahwa investor asing kerap menghadapi tantangan bahasa, perizinan, dan kepastian hukum. ATTEC hadir untuk mendampingi dunia usaha dalam aspek komunikasi, legalitas, dan perizinan agar investasi berjalan sesuai dengan ketentuan nasional. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi strategis di kawasan Asia, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Dukungan serupa disampaikan President ASEAN-Korea Business Centre, Moon Ki Bong. Ia menilai peresmian kantor pusat ATTEC di Jakarta menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas bisnis regional. Keberadaan ATTEC dinilai membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi, termasuk mempererat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea Selatan.

Sebagai organisasi regional, ATTEC berfungsi sebagai platform yang menghubungkan pelaku usaha, investor, dan pemangku kepentingan lintas negara Asia secara berkelanjutan. Pemerintah memandang kolaborasi ini sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing ekonomi Asia sekaligus memperkuat posisi ekspor Indonesia di pasar global. (Sn)

Scroll to Top