Guadalajara | EGINDO.co – Meksiko memastikan tempat mereka di babak gugur Piala Dunia sebagai juara Grup A dan mengamankan keuntungan bermain di kandang sendiri untuk babak 32 besar setelah gol Luis Romo di babak kedua memberi tuan rumah bersama turnamen kemenangan 1-0 atas Korea Selatan pada Kamis (18 Juni).
Kemenangan tersebut membawa tim asuhan Javier Aguirre mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan dan memastikan pertandingan gugur pertama mereka akan dimainkan di Mexico City pada 30 Juni, sekaligus mempertahankan awal sempurna mereka di turnamen.
Romo memecah kebuntuan tiga menit setelah babak kedua dimulai, memanfaatkan kesalahan fatal kiper Kim Seung-Gyu. Kiper Korea Selatan itu gagal menangkap umpan silang setelah bertabrakan dengan rekan setimnya, memungkinkan gelandang Meksiko itu dengan mudah mencetak gol ke gawang yang kosong dari tengah kotak penalti.
“Itu pertandingan yang sangat ketat; kami tidak memberi kesempatan sedikit pun dan berjuang untuk setiap bola seolah-olah itu adalah bola terakhir kami,” kata Aguirre kepada stasiun televisi Meksiko TV Azteca.
“Itu adalah pertandingan di mana siapa pun yang melakukan kesalahan akan kalah, dan merekalah yang melakukannya… Itu adalah pertandingan yang ingin dilupakan, tetapi hasilnya adalah sesuatu yang patut diingat.”
Gol tersebut mengubah suasana di dalam Stadion Guadalajara setelah babak pertama yang kurang bersemangat yang berakhir dengan sebagian penonton tuan rumah mencemooh tuan rumah saat meninggalkan lapangan.
Meksiko memulai dengan baik tetapi kesulitan mengubah penguasaan bola awal menjadi peluang yang jelas, sementara Korea Selatan semakin menguasai permainan.
Kapten Edson Alvarez, yang ditempatkan di lini pertahanan tengah setelah skorsing Cesar Montes, melakukan penyelamatan spektakuler di garis gawang untuk menggagalkan peluang Son Heung-min, meskipun kapten Korea Selatan itu kemudian dinyatakan offside.
Tim Asia tersebut mengakhiri babak pertama dengan lebih kuat, mengontrol penguasaan bola dan mengganggu tim Meksiko yang tampak semakin frustrasi menjelang jeda.
Tim Tuan Rumah Menghadapi Badai Di Akhir Babak
Gol Romo beberapa saat setelah babak kedua dimulai membangkitkan semangat Meksiko dan para penonton, dengan para pendukung menyanyikan lagu rakyat Meksiko Cielito Lindo (Kekasih Tersayang) saat tim asuhan Aguirre menguasai pertandingan yang hampir lepas kendali.
Meksiko hampir menggandakan keunggulan mereka di pertengahan babak kedua ketika Raul Jimenez mengontrol umpan dari Julian Quinones sebelum melepaskan tendangan voli dari jarak dekat, namun Kim melakukan penyelamatan luar biasa.
Kiper Korea Selatan itu melakukan penyelamatan gemilang lainnya untuk menggagalkan upaya pemain pengganti Obed Vargas, dengan melompat rendah untuk menepis tendangan keras dari jarak jauh.
Korea Selatan mengerahkan banyak pemain ke depan untuk mencari gol peny equalizer dan hampir berhasil di menit-menit akhir, tetapi kiper Raul Rangel mempertahankan keunggulan Meksiko dengan penyelamatan ganda yang luar biasa dari jarak dekat.
Rangel pertama-tama memblokir upaya jarak dekat dengan kakinya sebelum bergegas ke garis gawangnya untuk menahan bola rebound.
Meksiko mampu menahan gempuran Korea Selatan yang bertubi-tubi hingga akhir pertandingan yang menegangkan, mengamankan kemenangan kedua berturut-turut dan menjadi tim pertama yang lolos ke babak gugur, di mana mereka akan menghadapi tim peringkat ketiga.
Hasil ini juga memberi Meksiko kemenangan pertama mereka di babak penyisihan grup Piala Dunia di kandang sendiri di luar Kota Meksiko dan mengamankan posisi teratas pertama mereka di grup Piala Dunia sejak 2002, ketika Aguirre juga menjadi pelatih.
Tim asuhan Aguirre akan menutup fase grup melawan Republik Ceko, sementara Korea Selatan masih bisa memastikan lolos ketika mereka menghadapi Afrika Selatan pada hari Rabu.
“Kami bersabar, bukan pasif. Ini tidak mudah, kami melihat beberapa pertandingan yang sangat ketat,” tambah Aguirre.
“Kita akan melihat bagaimana pertandingan terakhir berlangsung dan menunggu lawan kita. Saya pergi dengan senang hati karena itu berarti kita tidak meninggalkan rumah, Meksiko tercinta kita.”
Sumber : CNA/SL