Baku | EGINDO.co – McLaren akan memprioritaskan Lando Norris ketimbang rekan setimnya Oscar Piastri dalam pertarungan kejuaraan Formula Satu dengan Max Verstappen dari Red Bull, kata kepala tim Andrea Stella kepada BBC pada hari Kamis.
Norris dari Inggris berada di posisi kedua secara keseluruhan dan tertinggal 62 poin di belakang juara dunia tiga kali Verstappen dengan delapan putaran tersisa, ditambah tiga balapan sprint, sementara Piastri dari Australia berada di posisi keempat dan tertinggal 106 poin dari pemuncak klasemen.
Masih ada maksimal 232 poin yang harus dimenangkan dalam kejuaraan pembalap.
McLaren mengejar kedua gelar tersebut dan bisa memuncaki klasemen konstruktor pada Grand Prix Azerbaijan akhir pekan ini di Baku, dengan tim tersebut hanya tertinggal delapan poin di belakang Red Bull yang dulunya dominan.
“Konsep keseluruhannya adalah kami sangat bertekad untuk menang, tetapi kami ingin menang dengan cara yang benar,” kata Stella kepada penyiar tersebut.
“Kami (akan) condong mendukung Lando tetapi kami ingin melakukannya tanpa terlalu banyak mengorbankan prinsip-prinsip kami.”
“Prinsip kami adalah kepentingan tim selalu diutamakan. Bagi kami, sportifitas penting dalam cara kami berlomba secara keseluruhan. Lalu, kami ingin bersikap adil kepada kedua pembalap.”
Stella mengatakan McLaren ingin menghindari terulangnya situasi di Monza, saat Norris berada di posisi terdepan dengan Piastri di posisi kedua, tetapi akhirnya kalah dari Charles Leclerc dari Ferrari.
Dalam balapan itu, Piastri menyalip Norris di tikungan kedua, sementara Leclerc merebut posisi kedua dari pembalap Inggris itu, yang harus melambat, sebelum menang karena strategi.
Verstappen hanya finis di urutan keenam.
“Kepentingan tim diutamakan dan situasi seperti ini yang paling perlu kami perbaiki karena pada akhirnya, pada kenyataannya, cara kami memasuki balapan di Monza membuka peluang untuk situasi ini,” kata Stella.
Mantan teknisi Ferrari itu mengatakan kedua pembalapnya telah menerima situasi tersebut.
“Percakapan kami sangat kolaboratif,” tambahnya.
“Bahkan ketika saya berkata kepada Oscar: ‘Apakah Anda bersedia menyerahkan kemenangan?’ Dia berkata: ‘Ini menyakitkan, tetapi jika itu hal yang benar untuk dilakukan sekarang, saya akan melakukannya’.”
Sumber : CNA/SL