Mayat Pengusaha Jerman Terpotong-Potong Ditemukan Di Kulkas

Mayat Hans-Peter Mack ditemukan dalam kulkas
Mayat Hans-Peter Mack ditemukan dalam kulkas

Bangkok | EGINDO.co – Mayat seorang pengusaha Jerman berusia 62 tahun yang telah hilang selama seminggu telah ditemukan di freezer sebuah rumah di Thailand selatan, kata polisi pada hari Selasa (11 Jul).

Kepala polisi di kota Nong Prue Tawee Kudthalaeng mengatakan mayat Hans-Peter Mack ditemukan sekitar pukul 11 malam pada hari Senin.

Penyelidik dapat menemukan tubuh dengan menggunakan rekaman kamera keamanan dari area tersebut untuk melacaknya, kata Tawee.

Dia tidak rumit, tetapi foto dan video dari kamera yang diterbitkan oleh Thailand Media menunjukkan freezer putih di tempat tidur truk hitam di jalan dengan seorang pria berjongkok di sebelahnya.

Mack terakhir terlihat mengemudi di sedan Mercedes -nya di Pattaya, sebuah kota pesisir di Thailand selatan, menurut pengumuman orang hilang yang didistribusikan oleh keluarganya yang menawarkan hadiah 3 juta baht (US $ 86.000) untuk informasi yang mengarah ke kembalinya.

Baca Juga :  AS Memantau Kapal Pesiar Liburan Yang Dilanda Covid

Nomor telepon yang terdaftar di poster untuk tip tidak dijawab pada hari Selasa.

Mack tinggal di Pattaya bersama istrinya Thailand, dan bekerja sebagai broker real estat, menurut laporan media setempat. Dia telah menjadi penduduk Thailand setidaknya selama beberapa tahun.

Sedan Mercedes E350 -nya ditemukan pada hari Minggu di tempat parkir sebuah kondominium di Nong Prue, pemukiman kelas atas yang populer dengan orang asing di timur laut Pattaya, di provinsi Chonburi.

Menurut polisi, ada jejak apa yang tampaknya menjadi pelarut pembersih di kursi, dasbor, roda kemudi, dan area mobil lainnya.

Tawee mengatakan polisi telah menentukan sejumlah besar uang yang hilang dari rekening bank Mack, yang mereka yakini terkait dengan kejahatan tersebut. Dia menolak untuk menjelaskan lebih lanjut tetapi mengatakan mereka mencari beberapa tersangka, baik warga negara Jerman maupun Thailand.

Baca Juga :  Pengusaha Bisa Keluarkan Indonesia Dari Middle Income Trap

Kedutaan Besar Jerman di Bangkok tidak menjawab teleponnya atau menanggapi permintaan email yang meminta komentar tentang kasus ini.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :