Masuk PTN Tahun 2023 Berubah, Tanpa SNMPTN, UTBK Hanya TPS

Tes masuk Perguruan Tinggi Negeri
Tes masuk Perguruan Tinggi Negeri

Jakarta | EGINDO.co – Tes masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2023 berubah, kini tanpa SNMPTN, hanya TPS. Kementerian pendidikan kebudayaan (Kemdikbud) Ristek telah resmi merubah tes masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tes masuk PTN tahun 2023 mendatang.

Adapun diubahnya tes masuk PTN tahun 2023 tersebut berdasarkan dirilis melalui surat siaran pers Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dengan nomor 564/sipers/A6/IX/2022 yang menyebutkan tes masuk PTN tahun 2023, resmi merubah mekanisme masuknya tanpa SNMPTN, UTBK, tanpa TKA.

Dalam isi surat siaran pers tersebut menyebutkan terkait dengan mekanisme masuk PTN tahun 2023, merubah pola-pola seleksi dan jalur-jalur masuk perguruan tinggi. Dalam tes seleksi PTN tahun 2023 mendatang juga akan lebih transparan dan lebih terintegrasi dengan termasuk tidak hanya program sarjana, tetapi juga D3 dan D4 atau sarjana terapan.

Baca Juga :  Taiwan Izinkan Wanita Ikuti Pelatihan Cadangan Pertama Kali

Kemdikbud mengatakan bahwa terdapat tiga transformasi seleksi masuk PTN yakni seleksi nasional berdasarkan prestasi, seleksi nasional berdasarkan tes, dan seleksi secara mandiri oleh PTN. Pada seleksi nasional berdasarkan nasional.

Kemdikbud menjelaskan bahwa seleksi akan berfokus pada pemberian penghargaan tinggi mengenai kesuksesan pembelajaran yang menyeluruh di pendidikan menengah. Dilakukan melalui pemberian bobot minimal 50 persen untuk nilai rata-rata rapor seluruh mata pelajaran secara holistik. Sedangkan untuk pembobotan sisanya, maksimal sebanyak 50 persen diambil dari komponen penggali minat dan bakat. Hal tersebut bertujuan agar peserta didik termotivasi untuk melakukan eksplorasi minat dan bakatnya secara lebih mendalam.

Peserta didik didorong untuk fokus pada keseluruhan pembelajaran serta menggali minat dan bakatnya sejak dini. Nantinya peserta didik diharapkan agar menyadari bahwa semua mata pelajaran adalah penting dan agar mereka membangun prestasinya sesuai minat dan bakat.

Baca Juga :  Trump Tanda Tangani Perintah Menutup Departemen Pendidikan

Untuk itu seleksi nasional berdasarkan prestasi menggantikan seleksi nasional masuk PTN atau SNMPTN. Sebelumnya, Kemdikbud menyampaikan bahwa jalur SNMPTN, calon mahasiswa dipisahkan dengan berdasarkan jurusan pada pendidikan menengah.

Arah baru transformasi seleksi masuk PTN dilakukan melalui lima prinsip perubahan, yaitu mendorong pembelajaran yang menyeluruh, lebih berfokus pada kemampuan penalaran, lebih inklusif, dan lebih mengakomodasi keragaman peserta didik.

Tegasnya berubah dari seleksi masuk PTN tahun 2023 yaitu tidak ada lagi tes mata pelajaran, tetapi hanya tes skolastik yang mengukur empat hal yaitu potensi kognitif, literasi dalam bahasa Indonesia, penalaran matematika, dan literasi dalam bahasa Inggris.@

Bs/timEGINDO.co

Bagikan :
Scroll to Top