Manajemen Anti Suap dan Korupsi yang Diaplikasikan APP Grub

webinar Ethics Awareness Day (EAD) 2023
Webinar Ethics Awareness Day 2023

Jakarta | EGINDO.co – Asia Paper & Pulp (APP) Grub menetapkan komitmen Perusahaan yang jelas terhadap pencegahan suap dan korupsi yang tercermin dalam kebijakan dan prosedur yang diterapkan secara ketat. Hal itu terungkap dalam webinar Ethics Awareness Day (EAD) 2023, APP Group menggelar webinar bertema “Pemahaman Antikorupsi di Perusahaan” pada Kamis, 23 November 2023 lalu yang diikuti oleh para karyawan APP dan juga external stakeholders.

Pada webinar itu, APP menyoroti bahwa Kode Etik Bisnis bukan sekadar pedoman, melainkan cerminan nilai, prinsip, dan komitmen Perusahaan untuk menjalankan bisnis dengan integritas. Pentingnya peran pemimpin dalam menerapkan nilai-nilai etika Perusahaan turut ditekankan. Pimpinan diharapkan untuk menurunkan nilai-nilai Perusahaan ke seluruh organisasi, menciptakan lingkungan di mana karyawan dan pemangku kepentingan lainnya merasa nyaman menyampaikan kekhawatiran.

Dijelaskan ada 3 langkah Manajemen Anti Suap dan Korupsi yang diaplikasikan APP. Pertama langkah Preventif yang meliputi Komitmen Perusahaan atau Kebijakan dan Prosedur.

Baca Juga :  Harga Batubara China Capai Rekor Tertinggi Di Musim Dingin

APP menetapkan komitmen Perusahaan yang jelas terhadap pencegahan suap dan korupsi. Hal ini tercermin dalam kebijakan dan prosedur yang diterapkan secara ketat yakni BCOC & SCOC yang merupakan pedoman kode etik bagi seluruh karyawan, sedangkan SCOC adalah pedoman kode etik yang diperuntukan bagi mitra bisnis.

Dalam BCOC dan SCOC, secara tegas dinyatakan bahwa APP tidak metolerir segala bentuk penyuapan dan korupsi. Kebijakan Anti Penyuapan & Korupsi menetapkan persyaratan dan standar perilaku terkait dengan penyuapan dan korupsi. Untuk itu Kebijakan Hadiah & Jamuan merupakan pedoman bagi karyawan untuk dapat melakukan pertukaran hadiah dan jamuan secara wajar dan merupakan upaya perusahaan untuk mengelola risiko penyuapan dan korupsi yang timbul dari adanya pertukaran hadiah dan jamuan.

Kemudian setiap tahunnya diadakan program pelatihan dan sosialisasi di APP untuk meningkatkan pemahaman karyawan mengenai praktik-praktik anti-suap dan korupsi. APP melakukan penilaian risiko integritas untuk mengidentifikasi dan mengelola potensi risiko korupsi di aspek operasionalnya.

Baca Juga :  Gempa M5,2 Guncang Sinabang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Langkah kedua deteksi, APP menggunakan eGift System (http://egift.app.co.id) sebagai sarana untuk mendeklarasikan hadiah dan jamuan secara elektronik, memastikan transparansi dan akuntabilitas secara akurat. Whistleblower Channel (www.asiapulppaper.com/whistleblower). APP menyediakan saluran pelaporan (Whistleblower Channel) dapat diakses dimana dengan melalui www.asiapulppaper.com/whistleblower memungkinkan karyawan maupun pemangku kepentingan lainnya untuk melaporkan potensi pelanggaran secara anonim, dengan jaminan kerahasiaan dan non-retaliasi.

Langkah ketiga, APP memiliki mekanisme remediasi dan perbaikan berkelanjutan yang melibatkan audit internal dan eksternal, sertifikasi ISO ABMS 37001:2016, serta melakukan investigasi internal untuk menangani dan menyelesaikan kasus-kasus suap dan korupsi yang dilaporkan. APP berkomitmen untuk memberikan umpan balik secara terbuka kepada seluruh pemangku kepentingan, memastikan keterlibatan dan transparansi dalam upaya pencegahan suap dan korupsi.

Baca Juga :  AS,UE Capai Kesepakatan LNG, Eropa Berupaya Potong Gas Rusia

Harapan dari dilaksanakannya Ethics Awareness Day diharapkan peserta akan menerima pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya Kode Etik Bisnis sebagai panduan nilai, prinsip, dan komitmen Perusahaan.

Melalui webinar itudiharapkan seluruh karyawan, dapat lebih terlibat dalam menerapkan standar etika dalam perilaku keseharian, dan menjadikan integritas sebagai kompas dalam pengambilan keputusan. Dengan memahami risiko ketidakpatuhan, diharapkan setiap individu akan aktif berkontribusi dalam pencegahan korupsi, menjaga reputasi perusahaan, dan membangun hubungan yang berkesinambungan dengan semua pemangku kepentingan. Bertindak sebagai narasumber dalam webinar Ethics Awareness Day itu Giri Suprapdiono seorang Analis Kebijakan Ahli Madya Staf Ahli Kapolri yang memiliki pengalaman selama 16 tahun di KPK dan 9 tahun diantaranya menjabat sebagai Direktur di berbagai posisi di KPK pada tahun 2012-2021.@

App/fd/timEGINDO.co

 

Bagikan :