Malaysia Longgarkan Aturan IPO Tahun Ini Pikat Investor

PM Malaysia, Anwar Ibrahim
PM Malaysia, Anwar Ibrahim

Kuala Lumpur | EGINDO.co – Malaysia akan menerapkan reformasi tahun ini untuk mempermudah perusahaan-perusahaan untuk melantai di bursa efek nasional dalam upaya menarik lebih banyak investor, Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengatakan pada hari Senin.

Regulator sekuritas dan bursa efek akan mempercepat proses penawaran saham perdana dan mengurangi waktu ke pasar untuk memastikan daya saing dan daya tarik Malaysia, kata Anwar dalam sebuah acara industri.

Dia juga mengumumkan pengurangan biaya materai untuk saham yang diperdagangkan di Bursa Malaysia untuk meningkatkan minat investor.

Mulai bulan Juli, bea materai akan dikurangi dari 0,15 persen saat ini menjadi 0,10 persen dari nilai kontrak, dengan batas maksimum 1.000 ringgit ($ 216,78) per kontrak, kata Anwar.

Baca Juga :  Menko Perekonomian: 2021 Jadi Momentum Pemulihan Ekonomi

“Perubahan ini secara langsung akan mengurangi biaya transaksi sekuritas dan membuat pasar saham Malaysia lebih kompetitif,” katanya.

Pemerintah juga sedang mempertimbangkan kebijakan-kebijakan untuk menarik kantor-kantor keluarga ke Malaysia, dan meningkatkan kemudahan berbisnis, katanya.

Sejak berkuasa pada bulan November tahun lalu, pemerintahan Anwar telah memulai sejumlah reformasi hukum dan ekonomi, termasuk mengurangi subsidi untuk orang kaya dan menghapuskan hukuman mati.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :
Scroll to Top