Malaysia Kembangkan Kode Etik Dan Tata Kelola AI, Siap 2024

AI (Artificial Intelligence,kecerdasan buatan)
AI (Artificial Intelligence,kecerdasan buatan)

Kuala Lumpur | EGINDO.co – Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi Malaysia (MOSTI), bekerja sama dengan Universiti Teknologi Malaysia, perwakilan lembaga pemerintah, lembaga pendidikan tinggi, dan pelaku industri, sedang mengembangkan kode etik dan tata kelola kecerdasan buatan (AI).

Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Chang Lih Kang dalam postingan Facebooknya pada Selasa (10 Oktober) mengatakan kode etik dan tata kelola akan menjadi dasar regulasi AI di negara tersebut dan diharapkan siap pada tahun depan.

Dia menambahkan, kementerian juga sedang mengkaji perlunya membuat kerangka hukum dan UU AI.

Minggu ini dalam sidang Dewan Rakyat (Majelis Rendah Parlemen) muncul pertanyaan tentang pemantauan penggunaan teknologi AI yang merupakan teknologi kompleks dan proses pengendalian dan pemantauannya melibatkan berbagai aspek seperti teknis, hukum, etika, kebijakan dan standar.

Baca Juga :  AS Lancarkan Serangan Balasan Di Irak-Suriah Terkait Iran

“Peta Jalan Kecerdasan Buatan Nasional 2021-2025 memuat Tujuh Prinsip AI yang Bertanggung Jawab yang merupakan pedoman pengembangan AI yang terpercaya dan bertanggung jawab yang dapat lebih melindungi hak dan privasi individu,” ujarnya.

Menurut Mr Chang, Departemen Standar Malaysia (JSM) juga telah membentuk Komite Cermin Nasional untuk menghasilkan standar AI nasional.

Dia mengatakan komite yang diketuai oleh MIMOS – pusat penelitian dan pengembangan terapan di bawah MOSTI – terdiri dari perwakilan kementerian, lembaga, akademisi, dan pelaku industri.

“Penggunaan standar dan peraturan perundang-undangan saling melengkapi. Hanya mengandalkan aspek hukum dalam pengaturan dan pemantauan AI akan memperlambat inovasi teknologi ini,” ujarnya.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :