Kuala Lumpur | EGINDO.co – Malaysia berencana untuk memulai layanan kereta kargo langsung antara ibu kotanya Kuala Lumpur dan Bangkok di negara tetangga Thailand tahun ini untuk meningkatkan perdagangan bilateral dan regional, media pemerintah melaporkan, mengutip menteri transportasi.
Menteri Transportasi Anthony Loke mengatakan Kabinet dan perdana menteri telah menyetujui proposal tersebut dan layanan kereta api diharapkan mulai beroperasi akhir tahun ini, kantor berita negara Bernama melaporkan pada hari Minggu (4 Mei).
“Jalur kereta langsung Kuala Lumpur-Bangkok juga akan meningkatkan konektivitas ke negara-negara lain, termasuk Laos, Tiongkok, dan Asia Tengah,” kata Loke. Laporan itu tidak merinci rencana tersebut.
Seorang juru bicara kementerian transportasi Thailand tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Malaysia mengatakan tahun lalu akan mempertimbangkan untuk memperluas proyek kereta api senilai US$10 miliar yang dipimpin Tiongkok ke perbatasannya dengan Thailand. Jalur sepanjang 665 km itu akan selesai pada akhir tahun 2026 dan akan menghubungkan pantai timur dan barat Malaysia.
Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Malaysia dan Thailand. Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengenakan tarif sebesar 145 persen terhadap Tiongkok sementara Malaysia dan Thailand menghadapi pungutan impor AS masing-masing sebesar 24 persen dan 36 persen.
Loke, yang mengunjungi Bangkok minggu lalu dan bertemu dengan mitranya dari Thailand, sebelumnya mengumumkan bahwa Malaysia dan Thailand bermaksud untuk menghidupkan kembali layanan kereta api langsung bagi penumpang yang bepergian antara Kuala Lumpur dan Bangkok untuk mendukung pariwisata lintas batas.
Layanan tersebut akan memanfaatkan jalur yang sudah ada, dan operator kereta api Malaysia dan Thailand telah diberi waktu tiga bulan untuk melakukan persiapan, katanya.
Sumber : CNA/SL