Madrid Dilanda Hujan Lebat, Subway, Jalur Kereta Ditutup

Madrid dilanda hujan lebat
Madrid dilanda hujan lebat

Madrid | EGINDO.co – Beberapa jalur kereta bawah tanah di Madrid dan koneksi kereta berkecepatan tinggi dengan kota-kota di selatan ditutup pada Senin (4 September) pagi dan dua orang hilang setelah hujan lebat melanda Spanyol tengah.

Layanan darurat terlibat dalam hampir 1.200 insiden di wilayah tersebut dalam semalam dan petugas pemadam kebakaran serta polisi sedang mencari dua pria yang hilang di daerah pedesaan Aldea del Fresno, barat daya Madrid, kata Javier Chivite, juru bicara layanan darurat di wilayah tersebut.

“Dua orang hilang, seorang ayah dan putranya, mereka berada di dalam kendaraan yang tertimpa longsoran salju akibat luapan sungai Alberche,” kata Chivite.

Baca Juga :  Pengadilan Spanyol minta FIFA, UEFA hentikan oposisi terhadap Liga Super

“Kami berharap ini akan memberikan hasil yang positif.”

Seorang pria bereaksi ketika layanan darurat memindahkan cabang-cabang pohon tumbang dari jalan akibat hujan lebat, menyusul peringatan merah untuk badai hebat dari Badan Meteorologi Negara Spanyol (AEMET), Madrid, Spanyol, 4 Sep 2023. (Foto: Reuters/Susana… lihat lebih banyak

Beberapa jalan di kawasan Madrid ditutup karena setengah lusin jembatan roboh akibat luapan air di tepian sungai.

Hujan deras yang tiba-tiba melanda negara itu mengubah jalan-jalan menjadi sungai di wilayah Madrid, Castile, Catalonia, dan Valencia. Hujan es juga turun di banyak daerah.

Namun hujan lebat mulai berkurang pada Senin pagi.

Hujan terus berlanjut di sebagian besar wilayah negara itu, namun Badan Cuaca Nasional pada hari Senin menurunkan tingkat kewaspadaan menjadi kuning dari oranye dan merah pada hari Minggu.

Baca Juga :  Mango Spanyol Rencanakan Ekspansi Ke AS Setelah China Mundur

Beberapa jalur kereta bawah tanah ditutup di pusat kota Madrid pada Senin pagi. Beberapa koneksi berkecepatan tinggi antara Madrid dan wilayah Andalusia, di Spanyol selatan, dilanjutkan kembali pada Senin malam, namun kereta api beroperasi dengan kecepatan lebih rendah dari biasanya.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :