Paris | EGINDO.co – Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Senin (6 Mei) mengucapkan terima kasih kepada pemimpin Tiongkok Xi Jinping karena tidak mengenakan bea masuk “sementara” pada cognac Prancis di tengah penyelidikan yang sedang berlangsung, dan memberinya botol-botol minuman mahal tersebut.
Pada awal Januari, Tiongkok mengatakan pihaknya telah meluncurkan penyelidikan anti-dumping terhadap brendi yang diimpor dari Uni Eropa, sebuah tindakan yang dianggap menargetkan Perancis.
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada presiden atas keterbukaannya mengenai tindakan sementara terhadap cognac Prancis dan keinginannya untuk tidak menerapkannya”, kata Macron kepada wartawan bersama Xi setelah pembicaraan di Paris.
Menurut sumber diplomatik Perancis, Tiongkok telah mengindikasikan bahwa tidak akan ada bea masuk langsung terhadap cognac yang diekspor ke Tiongkok sambil menunggu hasil penyelidikan.
Xi sedang melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari ke Prancis, perjalanan pertamanya ke Eropa sejak tahun 2019. Dalam kunjungan tersebut, Xi menerima sebotol Hennessy X.O. dan sebotol Remy Martin Louis XIII, menurut daftar hadiah yang dilihat AFP.
Selain minuman beralkohol, Macron juga menghadiahkan kepada Xi karya-karya novelis Perancis Victor Hugo, kamus Perancis-Cina pertama, yang diterbitkan pada tahun 1742, dan sebuah vas dari pabrik kaca di Amboise.
Sumber : CNA/SL