Singapura | EGINDO.co – Loh Kean Yew dari Singapura mengalahkan Kodai Naraoka dari Jepang dalam pertandingan menegangkan selama 93 menit pada hari Rabu (4 Maret) dan melaju ke babak 16 besar tunggal putra di All-England Open.
Di Utilita Arena Birmingham, Loh yang berada di peringkat 10 dunia bangkit dari ketertinggalan 15-19 di set penentu dan menyelamatkan tiga match point untuk meraih kemenangan 14-21, 21-19, 24-22. Ia kini tak terkalahkan melawan pemain peringkat 9 dunia tersebut dalam delapan pertemuan sepanjang kariernya.
Loh selanjutnya akan menghadapi Christo Popov dari Prancis, yang memiliki rekor head-to-head 3-4 melawannya. Pada edisi tahun lalu, pemain Singapura itu mencapai perempat final sebelum tersingkir oleh pemain peringkat 1 dunia Shi Yu Qi.
Sebelumnya pada hari itu, rekan senegara Loh, Jason Teh, kalah 11-21, 21-10, 15-21 dari unggulan keempat Indonesia, Jonatan Christie. Teh, yang berada di peringkat 34 dunia, belum pernah mengalahkan pemain peringkat 4 dunia tersebut dalam lima pertemuan.
Di nomor tunggal putri, pemain Singapura peringkat 38 dunia, Yeo Jia Min, juga melaju ke babak 16 besar setelah unggulan ketujuh Thailand, Ratchanok Intanon, mengundurkan diri karena cedera.
Yeo tertinggal 12-21 di game pertama, tetapi unggul 11-6 di game kedua. Ia selanjutnya akan menghadapi pemain peringkat 23 dunia, Line Christophersen.
Pada hari Selasa, Terry Hee dari Singapura dan Gloria Widjaja dari Indonesia nyaris meraih kemenangan mengejutkan atas pasangan peringkat 1 dunia dari Tiongkok, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping.
Feng dan Huang, yang merupakan unggulan teratas turnamen, meraih kemenangan dengan skor 18-21, 21-18, 21-19 dalam waktu 81 menit.
Hee, 30 tahun, sebelumnya telah menjalin kemitraan yang sukses di lapangan dengan istrinya, Jessica Tan. Mereka memenangkan medali emas pertama Singapura di nomor ganda campuran pada Commonwealth Games 2022, dan juga berkompetisi di Olimpiade Paris 2024.
Setelah cedera yang dialami Tan, Hee berpasangan dengan Jin Yujia pada akhir tahun 2024 untuk waktu singkat. Tan mengumumkan pensiunnya pada April tahun lalu, dengan alasan cedera dan keputusan untuk melanjutkan studinya di bidang manajemen olahraga.
Sumber : CNA/SL