Logistik Dan Proses Distribusi Barang,Sedikit Akan Terganggu

Pemerintah Revisi PPKM Darurat
Pemerintah Revisi PPKM Darurat

Jakarta | EGINDO.com   – Pemerhati masalah transportasi AKBP (Purn) Budiyanto menegaskan, selama PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 4 , mobilitas masyarakat dibatasi secara ketat sebagai upaya dalam rangka memutus rantai penularan virus Covid- 19.

Aksekerasi mobilitas manusia tidak lepas dari sarana transportasi baik kendaraan bermotor maupun kendaraan tidak bermotor,ujarnya.

Demikian juga kegiatan logistik dan distribusi tidak akan lepas dari sarana transportasi untuk mengangkut barang , dari tempat loading sampai ketempat penyimpanan.

Dikatakan Budiyanto, kalau kita berbicara logistik dan distribusi barang akan berkaitan dengan pengangkutan dan penyimpanan.

Selama PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 4 berlangsung , untuk membatasi mobilitas manusia yang berkaitan dengan Lalu lintas telah diberlakukan penyekatan, penutupan dan pengalihan lalu lintas pada titik titik dan pada ruas jalan tertentu, dengan cara demikian dari data yang diekspose terjadi penurunan mobilitas manusia dibandingkan sebelum diberlakukan PPKM,sebut Budiyanto.

Logistik dan distribusi termasuk kegiatan yang mendapatkan pengecualian dalam arti selama PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) hal – hal yang berkaitan dengan Logistik tetap dapat beroperasi.

Walaupun Logistik termasuk dalam kegiatan yang mendapatkan pengecualian, dengan adanya penyekatan, penutupan dan pengalihan pada titik – titik dan lokasi jalan tertentu sudah dapat dipastikan sedikit banyak akan mengganggu proses logistik dan distribusi karena berkaitan dengan waktu dan lokasi yang dituju.

Untuk meminimalkan dampak yang terjadi akibat dari
penyekatan dan pengalihan arus lalu lintas tersebut perlu adanya sosialisasi yang masif yang dapat mengena langsung kepada para pengusaha angkutan dan Logistik sehingga mereka dapat memilih jalan – jalan alternatif yang tepat dan efisien,tegasnya.

Sosialisasi bisa dalam bentuk pemberian leaflat, brosur atau mengkomunikasikan langsung dengan media , baik media
Cetak maupun elektronika, tutup Budiyanto. @Sn

Bagikan :
Baca Juga :  Mengenal "Gatsbying", Teknik "PDKT" Gebetan Lewat Media Sosial