Liga Turki Dihentikan Setelah Presiden Klub Meninju Wasit

Presiden Klub Meninju Wasit
Presiden Klub Meninju Wasit

Ankara | EGINDO.co – Federasi Sepak Bola Turki (TFF) telah menangguhkan semua liga pada malam yang “memalukan” bagi sepak bola negara itu setelah presiden Ankaragucu Faruk Koca meninju wajah wasit di akhir pertandingan kandang Super Lig mereka melawan Rizespor.

Koca memasuki lapangan dan memukul wasit Halil Umut Meler ketika peluit akhir dibunyikan setelah Rizespor mencetak gol penyeimbang pada menit ke-97 dalam hasil imbang 1-1 di Stadion Eryaman pada Senin (11 Desember), menurut rekaman dari stasiun televisi negara TRT.

Pendukung Ankaragucu menyerbu lapangan setelah pertandingan dan Meler juga ditendang saat dia terjatuh, meski tidak jelas siapa penyerangnya. Meler akhirnya berhasil sampai ke ruang ganti dengan bantuan polisi.

Baca Juga :  Ronaldo Debut Di Saudi Dalam Laga Persahabatan Lawan PSG

“Federasi Sepak Bola Turki telah memutuskan untuk menangguhkan semua pertandingan di semua liga tanpa batas waktu,” tulis federasi tersebut di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

“Klub terkait, ketua klub, pejabat klub dan semua pihak yang bersalah menyerang wasit Umut Meler akan dihukum seberat-beratnya.”

Perintah penahanan telah dikeluarkan untuk Koca, Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya mengatakan dalam sebuah postingan di X, menambahkan bahwa dua orang telah ditahan sebagai bagian dari penyelidikan yudisial atas insiden tersebut.

“Sepak bola Turki mendapat pukulan yang memalukan malam ini. Semua orang yang terlibat dalam insiden ini akan menanggung akibatnya,” kata Ketua TFF Mehmet Buyukeksi, menurut TRT.

Baca Juga :  Manajer AS Roma, Mourinho, Didakwa Gunakan Kata-Kata Kasar

Menjadi wasit FIFA sejak 2017, Meler yang berusia 37 tahun memimpin pertandingan grup Liga Champions antara Lazio dengan Celtic pada 28 November.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mentweet: “Olahraga berarti perdamaian dan persaudaraan. Olahraga tidak sejalan dengan kekerasan. Kami tidak akan pernah membiarkan kekerasan terjadi dalam olahraga Turki.”

Wasit di Turki sering dikritik oleh manajer klub dan presiden atas keputusan mereka namun jarang menjadi sasaran serangan kekerasan.

Ankaragucu berada di urutan ke-11 klasemen dengan 18 poin, tiga tingkat di bawah Rizespor dengan 22 poin setelah 15 pertandingan.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :