Libur Lebaran 2025 Sepi, Imbas Daya Beli Lemah Okupansi Hotel Turun 20 persen

masih sepi
Pantai indah Kalangan di Tapanuli Tengah, masih sepi. (Foto: Fadmin Malau)

Jakarta | EGINDO.com – Libur Lebaran 2025 sepi, imbas daya beli lemah okupansi hotel turun 20 persen. Okupansi atau jumlah hunian hotel yang terisi pada periode libur lebaran 2025 mengalami penurunan bila dibandingkan tahun lalu.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani bahwa penurunan okupansi mencapai 20% jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu.

Katanya kondisi itu terjadi pada daerah tujuan wisata, seperti Yogyakarta, Bali dan Solo. Penurunan okupansi hotel lebih rendah dari tahun lalu. Dia menduga, penurunan okupansi hotel disebabkan daya beli masyarakat masih melemah tahun ini. Pasalnya, masa hunian hotel pada lebaran tahun ini lebih singkat bila dibandingkan tahun lalu. Hariyadi mencatat, rata-rata  waktu tinggal masyarakat di hotel hanya hingga h-2 lebaran saja, atau lebih pendek dan tidak menghabiskan waktu hingga libur selesai pada 7 Maret 2025.

Baca Juga :  Kebakaran di Toa Payoh Industrial Park Singapura

Sementara itu pantauan EGINDO.com di Sumatera Utara, hingga Lebaran hari kedua pada Selasa (1/4/2025) kemarin untuk liburan Lebaran juga terlihat sepi, okupansi hotel juga menurun bila dibandingkan dengan tahun lalu, jalanan juga terlihat tidak sepadat, seramai tahun lalu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan daerah daerah tujuan wisata di Sumatera Utara, seperti Parapat, Kawasan Danau Toba, Samosir, Berastagi Tanah Karo, pantai Pandan, pantai Kalangan di Tapanuli Tengah suasananya tidak seramai tahun lalu.@

Bs/fd/timEGINDO.com

 

Bagikan :
Scroll to Top