Ledakan Toko Kembang Api di Jiangsu, China, Menewaskan 8 Orang

Toko Kembang Api meledak di China
Toko Kembang Api meledak di China

Beijing | EGINDO.co – Sebuah ledakan di toko kembang api di Tiongkok timur menewaskan delapan orang dan melukai dua orang, kata pihak berwenang pada Minggu malam (15 Februari).

Masyarakat pedesaan di Tiongkok sering menyalakan kembang api jenis percikan dan kembang api “rudal” yang berderit untuk merayakan hari libur dan peristiwa penting seperti Tahun Baru Imlek, yang jatuh pada hari Selasa.

“Pelepasan kembang api yang tidak tepat” oleh satu atau lebih penduduk desa menyebabkan ledakan di toko terdekat di Kabupaten Donghai, Provinsi Jiangsu, sekitar pukul 14.30 pada hari Minggu, kata pihak berwenang setempat dalam sebuah pernyataan di media sosial.

“Manajemen darurat, pemadam kebakaran, keamanan publik, dan otoritas kesehatan segera bergegas ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi penyelamatan dan penanggulangan,” tambah pihak berwenang Donghai.

Kebakaran yang disebabkan oleh ledakan tersebut berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00, kata pernyataan itu, menambahkan bahwa delapan orang tewas dan dua orang mengalami luka bakar ringan.

Investigasi sedang dilakukan dan mereka yang bertanggung jawab telah ditahan.

Kementerian Manajemen Darurat menyatakan bahwa Tiongkok memasuki periode puncak penggunaan kembang api selama liburan Tahun Baru Imlek, dan memperingatkan warga agar tidak melakukan praktik yang tidak aman seperti uji tembak atau merokok di luar toko.

Ditambahkan pula bahwa pihaknya juga mengirimkan pemberitahuan peringatan kepada perusahaan kembang api di seluruh negeri yang “mewajibkan inspeksi menyeluruh” terhadap risiko dan bahaya keselamatan.

Kecelakaan industri sering terjadi di Tiongkok karena standar keselamatan yang longgar.

Sebuah ledakan di pabrik bioteknologi di provinsi Shanxi, Tiongkok utara, menewaskan delapan orang bulan ini.

Dan pada akhir Januari, sebuah ledakan di pabrik baja di provinsi Mongolia Dalam yang berdekatan menewaskan sedikitnya sembilan orang.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top