Lalu Lintas Padat Terjadi Di Checkpoint Singapura-Malaysia

Checkpoint Singapura-Malaysia
Checkpoint Singapura-Malaysia

Singapura | EGINDO.co – Lalu lintas yang padat di Pos Pemeriksaan Woodlands dan Tuas diperkirakan akan terjadi selama akhir pekan Hari Raya Idul Fitri, kata Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) pada hari Selasa (18/4).

Dengan Hari Raya Puasa yang jatuh pada hari Sabtu, lalu lintas diperkirakan akan padat mulai hari Kamis hingga Senin depan. Para pelancong yang berangkat atau masuk dengan mobil atau bus disarankan untuk memperhitungkan waktu tambahan untuk pemeriksaan imigrasi.

ICA mencatat bahwa arus lalu lintas yang melalui kedua pos pemeriksaan telah kembali ke tingkat sebelum COVID-19 pada jam-jam sibuk.

Selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri tahun 2018, lebih dari 1,5 juta pelancong melintasi pos pemeriksaan darat, dengan rata-rata sekitar 380.000 penyeberangan per hari.

Waktu tunggu bagi para pemudik yang berangkat dengan mobil untuk melewati pos pemeriksaan darat Singapura bisa mencapai tiga jam, kata ICA, dan menambahkan bahwa para pengendara mobil juga menghadapi antrean yang terus menerus dari pos pemeriksaan Malaysia.

Hal ini mengakibatkan antrian yang memanjang hingga ke Seletar Expressway (SLE) untuk pos pemeriksaan Woodlands dan sepanjang Ayer Rajah Expressway (AYE) untuk pos pemeriksaan Tuas.

“ICA mengantisipasi situasi lalu lintas yang padat serupa di kedua pos pemeriksaan darat menjelang dan selama akhir pekan Hari Raya Idul Fitri,” kata pihak berwenang.

Untuk Perjalanan Yang Lebih Lancar
Pengendara disarankan untuk memeriksa situasi lalu lintas di pos pemeriksaan darat melalui situs web One Motoring milik Otoritas Transportasi Darat (LTA) atau Sistem Pemantauan & Penasihat Jalan Tol yang dipasang di sepanjang Jalan Tol Bukit Timah (BKE) dan AYE.

Mereka juga dapat memperoleh informasi terbaru melalui akun Facebook dan Twitter ICA, serta siaran radio lokal di Money 89.3, Kiss92, One 91.3, Hao 96.3, dan UFM 100.3.

Penduduk Singapura dan pengunjung asing yang baru pertama kali bepergian dengan bus dianjurkan untuk menggunakan jalur otomatis di aula penumpang untuk menyelesaikan proses imigrasi.

Pengendara diingatkan untuk menghindari pemotongan antrian karena dapat menyebabkan kemacetan parah dan membahayakan keselamatan pengendara lain, kata ICA.

“Mereka disarankan untuk mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga disiplin jalur, dan bekerja sama dengan petugas di lokasi. ICA bekerja sama dengan polisi lalu lintas untuk memastikan disiplin lalu lintas di persimpangan kritis dan jalan menuju pos pemeriksaan darat,” tambahnya.

Dokumen Perjalanan
Para pelancong juga diingatkan untuk memastikan bahwa paspor mereka masih memiliki sisa masa berlaku selama enam bulan, kata ICA.

Penduduk tetap yang telah memperbarui paspor mereka harus memindahkan izin masuk kembali ke paspor baru.

Pemegang paspor jangka panjang, yang memiliki Paspor Kerja, Paspor S, Izin Kerja, Paspor Pelajar, Paspor Kunjungan Jangka Panjang dan Paspor Tanggungan, harus memberi tahu ICA atau Kementerian Tenaga Kerja mengenai perubahan apa pun pada informasi paspor mereka.

Untuk pengunjung jangka pendek, termasuk pemegang persetujuan prinsip untuk izin kunjungan jangka panjang, mereka diharuskan untuk menyerahkan Kartu Kedatangan Singapura dengan pernyataan kesehatan dalam waktu tiga hari sebelum kedatangan mereka di Singapura.
Karena tingginya volume lalu lintas dan perjalanan harian untuk bekerja dan belajar, penduduk Singapura dibebaskan dari kewajiban menyerahkan pernyataan kesehatan jika mereka kembali ke negara ini melalui pos pemeriksaan darat. Namun, mereka harus melakukannya jika memasuki Singapura melalui pos pemeriksaan laut atau udara.

ICA juga sangat menyarankan para pelancong untuk menyerahkan kartu kedatangan mereka melalui aplikasi seluler MyICA agar tidak disesatkan oleh entitas komersial dan situs web yang menyediakan layanan semacam itu dengan biaya tambahan.

Pengemudi kendaraan yang terdaftar di luar negeri yang memasuki Singapura harus memiliki Izin Masuk Kendaraan yang masih berlaku, email persetujuan LTA, dan kartu Autopass.

Persyaratan Lainnya
ICA juga mengingatkan para pelancong untuk tidak membawa barang-barang terlarang.

“Mereka yang membawa barang yang dikenakan bea masuk atau barang yang dikendalikan seperti produk tembakau harus secara proaktif melaporkannya kepada petugas kami sebelum diperiksa,” kata ICA.

Para pelancong yang mengendarai mobil yang terdaftar di Singapura diingatkan untuk mematuhi aturan “tiga perempat tangki”. Pelanggar dapat dikenai denda hingga S$500 (US$375) atau dituntut di pengadilan.

Mereka akan dikembalikan ke pos pemeriksaan, dan tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan mereka ke Malaysia.

“ICA akan terus memfasilitasi proses pemeriksaan imigrasi dan meningkatkan pengalaman wisatawan tanpa mengorbankan keamanan,” kata ICA.

“ICA meminta pengertian dan kerja sama dari para pelancong untuk bersabar, mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga disiplin jalur, dan bekerja sama dengan petugas di tempat saat menggunakan pos pemeriksaan darat.”
Sumber : CNA/SL

Scroll to Top