Kurs Transaksi BI: Rupiah di Level Rp17.058,87 per Dolar AS pada 10 Maret 2026

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) berdasarkan kurs transaksi yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI) pada pembaruan terakhir 10 Maret 2026 menunjukkan posisi kurs jual sebesar Rp17.058,87 per USD dan kurs beli Rp16.889,13 per USD.

Kurs transaksi tersebut merupakan acuan yang digunakan dalam transaksi valuta asing tertentu yang dilakukan dengan Bank Indonesia. Pergerakan nilai tukar ini mencerminkan dinamika pasar keuangan global serta kondisi fundamental ekonomi domestik yang terus dipantau oleh otoritas moneter.

Secara umum, rupiah masih berada di kisaran Rp16.800–Rp17.000 per dolar AS dalam beberapa waktu terakhir. Data pasar menunjukkan nilai tukar USD/IDR sempat berada di sekitar Rp16.892 per dolar AS pada 10 Maret 2026, atau naik sekitar 0,26% dibanding sesi sebelumnya.

Tekanan terhadap rupiah antara lain dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti ketidakpastian geopolitik global, pergerakan suku bunga Amerika Serikat, serta sentimen pasar terhadap mata uang negara berkembang. Sejumlah laporan media juga menyebutkan bahwa ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut memberikan tekanan pada mata uang emerging markets, termasuk rupiah.

Di sisi lain, otoritas moneter menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Bank Indonesia terus melakukan berbagai langkah stabilisasi di pasar valuta asing agar pergerakan rupiah tetap mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional dan mekanisme pasar yang sehat.

Dengan perkembangan tersebut, pelaku pasar masih mencermati berbagai indikator global maupun domestik, termasuk kebijakan moneter bank sentral dunia, harga komoditas, serta arus modal asing yang berpotensi mempengaruhi arah pergerakan rupiah dalam waktu dekat. (Sn)

Scroll to Top