Kualifikasi Piala Dunia Korut Vs Jepang Berlangsung Di Tempat Netral

Fans Sepak Bola Korea Utara
Fans Sepak Bola Korea Utara

Kuala Lumpur | EGINDO.co – Pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Korea Utara melawan Jepang pada Selasa (26 Maret) akan diadakan di tempat netral dan bukan di Pyongyang, kata Konfederasi Sepak Bola Asia, empat hari sebelum pertandingan.

“Biasanya merupakan tanggung jawab tim tuan rumah untuk mencalonkan tempat netral, jika tidak maka AFC harus mencalonkannya,” kata Sekretaris Jenderal AFC Windsor John kepada AFP, Jumat.

John membenarkan bahwa pertandingan tersebut akan tetap berlangsung sesuai rencana pada hari Selasa, sehingga memberikan sedikit waktu untuk mencari tempat.

Playoff putri Jepang dan Korea Utara untuk Olimpiade Paris dialihkan dari Pyongyang ke tempat netral di Arab Saudi bulan lalu.

John tidak mengatakan mengapa pertandingan hari Selasa itu tidak berlangsung sesuai rencana semula di ibu kota Korea Utara.

Baca Juga :  Saat Nikkei Melonjak, Investor Jepang Bergegas Cairkan Dana

Namun, kantor berita Jepang Kyodo melaporkan pada hari Kamis bahwa Korea Utara tidak ingin menjadi tuan rumah pertandingan tersebut karena kekhawatiran akan infeksi bakteri di Jepang.

Para pejabat Korea Utara pada hari Kamis mengatakan kepada rekan-rekan mereka di Jepang bahwa mereka tidak bisa menjadi tuan rumah, tanpa menjelaskan alasannya.

“Mereka bertanya kepada kami saat jeda apakah kami bisa menyelenggarakannya di Jepang,” kata ketua asosiasi sepak bola Jepang Kozo Tashima setelah kedua tim bertemu pada kualifikasi pertama di Tokyo, yang dimenangkan tuan rumah 1-0.

“Saya mengatakan kepada mereka bahwa hal itu terjadi begitu tiba-tiba dan saya tidak bisa langsung memberikan jawaban ya kepada mereka,” media Jepang mengutip pernyataan Tashima.

Baca Juga :  Nadal Mundur Dari ATP Cup Karena Masalah Punggung

“Saya bilang kepada mereka, kami butuh setidaknya dua atau tiga hari (untuk menjawab). Saya bilang kepada mereka itu sulit,” katanya.

Pertandingan di Pyongyang akan menjadi pertandingan pertama tim putra Jepang di Korea Utara sejak 2011 dan pertandingan sepak bola internasional yang jarang terjadi di Korea Utara.

Awal pekan ini Kementerian Luar Negeri Jepang memperingatkan para penggemar sepak bola untuk tidak melakukan perjalanan ke negara tersebut untuk menonton pertandingan tersebut.

“Seperti yang Anda ketahui, Korea Utara memiliki pandangan yang tidak bersahabat terhadap Jepang dan perjalanan tidak disarankan bagi masyarakat umum,” katanya di X, yang sebelumnya bernama Twitter.

Empat belas pejabat pemerintah telah ditetapkan untuk mendampingi tim Jepang dalam pertandingan tersebut serta sejumlah kecil media, lapor lembaga penyiaran NHK.

Baca Juga :  China Bersedia Kerja Sama Dengan Korea Selatan

Hubungan kedua negara telah lama dirundung masalah, termasuk kompensasi atas pendudukan brutal Jepang di Semenanjung Korea antara tahun 1910 dan 1945, dan baru-baru ini karena penembakan rudal Pyongyang ke wilayah Jepang.

Penculikan warga negara Jepang oleh agen Korea Utara pada tahun 1970an dan 1980an – yang dipaksa untuk melatih mata-mata dalam bahasa dan adat istiadat Jepang – juga telah lama menjadi pokok perdebatan.

Meski terisolasi dan miskin, Korea Utara lolos ke Piala Dunia 2010.

Namun mereka tersingkir di babak penyisihan grup setelah tiga kekalahan, termasuk kekalahan 7-0 dari Portugal asuhan Cristiano Ronaldo.

Mereka juga lolos pada tahun 1966 ketika mereka mengalahkan Italia 1-0 dan mencapai perempat final.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :