Korut Konfirmasi Peluncuran Rudal Tingkatkan Kekuatan Nuklir

Rudal Balistik Korea Utara
Rudal Balistik Korea Utara

Seoul | EGINDO.co – Korea Utara pada Sabtu (18 Mei) mengkonfirmasi bahwa mereka telah melakukan uji coba rudal balistik taktis, kantor berita pemerintah KCNA melaporkan, dan pemimpin Kim Jong Un berjanji untuk meningkatkan kekuatan nuklir negara tersebut.

Kim mengawasi peluncuran uji coba hari Jumat ke Laut Timur, yang juga dikenal sebagai Laut Jepang, dalam misi untuk mengevaluasi “akurasi dan keandalan” sistem navigasi otonom baru, kata laporan KCNA.

Kim mengungkapkan “kepuasan luar biasa” atas tes tersebut.

Pemerintah Korea Selatan melaporkan peluncuran tersebut pada hari Jumat, mengatakan bahwa Korea Utara telah menembakkan beberapa rudal balistik jarak pendek.

Seoul menggambarkan peristiwa tersebut sebagai “beberapa benda terbang yang diduga merupakan rudal balistik jarak pendek” dari wilayah Wonsan timur Korea Utara ke perairan lepas pantainya.

Baca Juga :  Harga Minyak Kembali Naik , Pasokan OPEC Yang Ketat

Rudal-rudal tersebut menempuh jarak sekitar 300 km, kata Kepala Staf Gabungan di Seoul, seraya menambahkan bahwa militer telah “memperkuat kewaspadaan dan pengawasan sebagai persiapan untuk peluncuran tambahan” dan berbagi informasi dengan sekutunya, Washington dan Tokyo.

Peluncuran tersebut merupakan yang terbaru dari serangkaian uji coba yang lebih canggih yang dilakukan Korea Utara, yang telah menembakkan rudal jelajah, roket taktis, dan senjata hipersonik dalam beberapa bulan terakhir, yang menurut negara bersenjata nuklir tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan pertahanannya.

Seoul dan Washington menuduh Korea Utara mengirim senjata ke Rusia, yang merupakan pelanggaran sanksi PBB terhadap kedua negara, dan para ahli mengatakan serentetan pengujian baru-baru ini mungkin merupakan senjata yang ditujukan untuk digunakan di medan perang di Ukraina.

Baca Juga :  AS Berencana Mengerahkan Pengebom B-52 Ke Australia Utara

Peluncuran tersebut dilakukan beberapa jam setelah saudara perempuan Kim, Kim Yo Jong, menuduh Seoul dan Washington “menyesatkan opini publik” mengenai masalah ini dengan tuduhan berulang-ulang bahwa Pyongyang mengirimkan senjata ke Moskow untuk digunakan di Ukraina.

Pada hari yang sama Kim mengunjungi fasilitas produksi militer dan menyerukan “peningkatan kekuatan nuklir dengan lebih cepat… tanpa ragu-ragu”, laporan KCNA mengatakan pada hari Sabtu.

“Musuh akan takut dan tidak berani bermain api hanya ketika mereka menyaksikan postur tempur nuklir negara kita,” lapor KCNA seperti yang dikatakan Kim.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :