Konservasi Gajah Terpadu di Riau, Kolaborasi APP Group dan PJHS, Majukan Keanekaragaman Hayati

Konservasi gajah terpadu di Riau
Konservasi gajah terpadu di Riau

Riau | EGINDO.com – Asia Pulp and Paper (APP) Group, melalui pemasoknya PT. Riau Abadi Lestari (RAL), bekerja sama dengan Asosiasi Jaringan Hutan Satwa Perkumpulan Jejaring Hutan Satwa (PJHS), telah berhasil menyelesaikan program konservasi gajah terpadu selama enam bulan di kawasan populasi gajah Giam Siak Kecil (GSK), yang terletak di Provinsi Riau, Sumatra.

Inisiatif tersebut sejalan dengan upaya konservasi pemerintah Indonesia di bawah Kementerian Kehutanan (sebelumnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan mencerminkan komitmen APP Group terhadap tanggung jawab biodiversitas korporat. Program bertujuan untuk melindungi gajah Sumatra yang terancam punah (Elephas maximus sumatranus) dengan mengintegrasikan kepemimpinan ilmiah dan pengelolaan ekologi ke dalam praktik bisnis berkelanjutan.

Program yang termasuk: Pengembangan kapasitas untuk staf perusahaan tentang perilaku gajah dan manajemen habitat; Studi pola gerakan dan desain koridor dalam konsesi perusahaan; Penilaian Kapasitas Terbawa Habitat; Patroli pemantauan bersama sebagai prototipe untuk pengawasan rutin di masa depan; – Penjangkauan Komunitas dan Pendidikan untuk Mengurangi Konflik Gajah Manusia.

Elim Sritaba, dari APP Group, menekankan pentingnya konservasi kolaboratif. “Konservasi bukanlah tanggung jawab satu-satunya pemerintah atau LSM-itu harus tertanam dalam inti dari model bisnis yang berkelanjutan. Gajah Sumatra adalah spesies Keystone, dan kelangsungan hidupnya merupakan indikasi kesehatan ekosistem kami. Melayani Habiten yang Berbasis di Industri dan Kolaborasi Hunian yang Dapatkan untuk Habiten, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa Hunian Habiten yang dapat dilakukan oleh Hunian, kami berkomitmen untuk mempercayai Hunian, kami berkomitmen untuk mempercayai Hunian, kami berkomitmen untuk mempercayai Hunian. Kebijakan Konservasi Hutan dan visi keberlanjutan jangka panjang kami,” katanya.

PJHS memandang program sebagai langkah strategis menuju pengembangan model manajemen habitat inovatif di luar area konservasi formal. Hasil utama meliputi preferensi gajah yang terdokumentasi untuk spesies tanaman bawah khusus dalam konsesi, dan manual komprehensif untuk merancang dan mengelola habitat ramah-gajah tanpa mengkompromikan produktivitas industri.

APP Group tetap berkomitmen untuk memajukan konservasi keanekaragaman hayati dan mengundang pemain industri lainnya untuk mengadopsi pendekatan terintegrasi yang serupa untuk melindungi spesies yang terancam punah dalam lanskap operasional.@

App/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top