Medan | EGINDO.com – Sebuah Kapal Motor (KM) yang mengangkut puluhan wisatawan dilaporkan karam di sekitar perairan Pulau Salah Namo, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, (Sumut). Diketahuinya peristiwa tersebut dari munculnya unggahan media sosial Facebook milik Mustafa Kamal Fasyah II. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa kapal tersebut membawa sekitar 52 penumpang, termasuk lansia dan balita, yang kemudian terdampar di Pulau Salah Namo.
Terlihat dari video yang beredar, kondisi kapal motor yang karam dan nyaris tenggelam. Puluhan penumpang tampak menyelamatkan diri dan terdampar di sekitar pulau. Kanit Markas Polairud Batu Bara, Ipda Hendrico P Kaban membenarkan adanya kejadian kapal karam tersebut dan dikatakanya pihaknya melakukan proses evakuasi terhadap seluruh penumpang.
Dilaporkan ada sebanyak 64 wisatawan yang terdampar di Pulau Salah Namo, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara setelah kapal yang mereka tumpangi karam akibat mengalami kerusakan mesin dan menghantam batu karang, Senin (23/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, merupakan warga Medan dan Pekanbaru.
Berdasarkan laporan resmi Markas Polairud Batu Bara, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa korban jiwa. Rombongan wisatawan asal Medan terdapat 33 orang dengan rincian laki-laki dewasa 13 orang, yakni: Surya Darma Sitepu, Amaluddin, Mulyanto, Muhammad Fadli, Muhammad Reza, Riski Marka, Mustafa Lubis, Zuni Syafrizal, Indrawan, Ahmad Sakim, Dedi, Riadi, Suroto.
Semantara itu wisatawan perempuan dewasa 11 orang, yakni: Sumiatun, Tugi Aseh, Ika Damayanti, Siti Hadijah, Sri Sugianti, Nurmaya Amelia, Erika Ratna Sari, Vivi Indri Yani, Nur Afni, Liliyana, Sri Astuti.
Sedangkan rombongan terdiri dari anak-anak sebanyak 9 orang, yakni: Anggun Putri, Jasmine, Adnan Nur, Muhammad Alif, Nino Akaziah, Muhammad Farzan, Yazid, Rahma, Anggun, Adinda Sri Fadillah.
Sementara itu rombongan wisatawan asal Kota Pekanbaru, Provinsi Riau sebanyak 31 orang dengan rincian laki-laki 5 orang, perempuan 9 dan anak-anak 17 orang. Adapun nama-nama wisatawan laki-laki, yakni: Adri, Pram, Bara, Rizal, Ilham.
Wisatawan perempuan, yakni: Nursima, Agustina, Susmiati, Agustina Sri Kandi, Surya Ningsih, Wulan, Yani, Putri, Diana. Wisatawan anak-anak, yakni: Rendi, Naufal, Sulaiman, Zifaq, Zi’ah, Ataya, Nur Sri, Alif, Naila, Satinah, Zizi, Roru Nua, Nazril, Nauni, Sakinah, Alif, Putri.
Kanit Markas Polairud Batu Bara, Hendrico P Kaban menjelaskan, kapal wisata tersebut mengalami kerusakan mesin secara mendadak, sehingga air laut masuk ke badan kapal. Kondisi tersebut membuat seluruh penumpang panik dan segera berenang menuju pesisir Pulau Salah Namo untuk menyelamatkan diri.
Menurut Hendrico P Kaban begitu menerima laporan, tim gabungan Polairud dan Sat Reskrim Polres Batu Bara langsung menuju lokasi dan melakukan upaya penyelamatan. Tidak ada korban jiwa.@
Bs/timEGINDO.com