KJRI Jeddah Gandeng 2 Jaringan Ritel Modern

Konsul Jenderal RI Jeddah Eko Hartono
Konsul Jenderal RI Jeddah Eko Hartono

Jakarta | EGINDO.com   – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menggandeng dua peritel modern, masing-masing Sarawat Superstores dan Lulu Hypermarket untuk mempromosikan aneka produk makanan dan minuman asal Indonesia lewat festival.

Konsul Jenderal RI Jeddah Eko Hartono mengatakan kegiatan tersebut bertajuk Indonesia Week Festival 2021 sekaligus digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-76.

“Lebih dari 30 produk Indonesia dipasarkan di LuLu Hypermarket. Kami sangat menyambut baik keinginan LuLu Hypermarket untuk memperkuat aksi promosi produk Indonesia.  Banyak produk Indonesia yang cukup bersaing, tidak hanya dari sisi kualitas tapi juga harga,” kata Eko Hartono, Senin (9/8/2021).

Di Sarawat Superstores, kegiatan promosi digelar selama dua pekan, dari 29 Juli hingga 11 Agustus.

Sementara itu program promosi bersama sejumlah perwakilan negara Asean digelar dari 4 hingga 10 Agustus di LuLu Hypermarket yang mengusung tema Amazing Asean.

Direktur Indonesia Trade Promotion Centre (ITPC) atau Staf Teknis Promosi Perdagangan KJRI Jeddah Muhammad Riva Abbas menyebut, prospek pasar Arab Saudi untuk produk-produk Indonesia sangat menjanjikan.

Hal ini mengingat jumlah diaspora Indonesia di negeri Dua Tanah Suci itu cukup besar.

Belum lagi jumlah jemaah haji dan umrah yang dari tahun ke tahun terus meningkat dan diperkirakan mencapai lebih dari 1,2 juta orang.

“Semakian banyaknya rumah-rumah makan yang menyajikan masakan nusantara mengindikasikan, semakin banyak pula Warga Arab Saudi dan warga negara asing yang bermukim di Arab Saudi yang menyukai masakan Indonesia,” ujarnya.

Untuk memperkenalkan berbagai produk Indonesia kepada konsumen, Tim Promosi Ekonomi Terpadu membagi-bagikan katalog khusus yang berisi daftar produk-produk Indonesia dan mempromosikan melalui media sosial.

Sumber: Tribunnews/Sn

 

Baca Juga :  Kabar Beredar, Hacker China Membobol Kementrian Di Indonesia