Kipyegon Dari Kenya Cetak Rekor Dunia 1.500m Putri

Kipyegon Faith - Kenya
Kipyegon Faith - Kenya

Florence | EGINDO.co – Pelari Kenya, Faith Kipyegon, mencetak rekor dunia lari 1.500 meter putri pada hari Jumat dengan catatan waktu 3:49.11, sementara juara dunia Fred Kerley berjaya di nomor 100 meter putra pada pertemuan ketiga Diamond League musim ini.

Kipyegon memangkas hampir satu detik dari catatan waktu sebelumnya, 3:50.07, yang dicetak oleh Genzebe Dibaba dari Ethiopia pada 2015.

Rekor dunia ini melengkapi koleksi prestasi atlet berusia 29 tahun ini, menambah dua emas Olimpiade 1.500m dan gelar juara dunia 2017 dan 2022, medali emas Commonwealth Games 2014, serta tiga gelar juara Diamond League.

Pelari asal Kenya ini tetap berada di belakang para pelari lain di paruh pertama lomba sebelum melesat di 300 meter terakhir dan finis jauh di depan Laura Muir dari Inggris dan Jessica Hull dari Australia, dan para pesaingnya mengerumuninya untuk memberikan ucapan selamat setelah lomba.

Baca Juga :  Otoritas Antimonopoli Italia Denda Google 102 Juta Euro

“Saya sangat senang untuk Faith,” kata Muir. “Saya ingin sekali lebih dekat dengannya. Tapi untuk balapan pertama musim ini, ini sudah cukup baik. Saya tidak pernah melewati 800m pertama secepat hari ini.”

Kemenangan Kerley

Fred Kerley dari Amerika Serikat, yang juga menang di Rabat pekan lalu, meraih kemenangan dengan catatan waktu 9.94 detik, sementara Ferdinand Omanyala berada di urutan kedua dalam waktu 10.05 dan Trayvon Bromell berada di urutan ketiga (10.09). Yohan Blake dari Jamaika berada di urutan ketujuh.

Peraih medali emas Olimpiade, Jacobs, tidak ikut bertanding karena masih mengalami masalah punggung.

Di bagian putri, Marie-Josee Ta Lou dari Pantai Gading melesat dan melewati garis finis dalam waktu 10,97 di depan juara Eropa asal Jerman, Gina Lueckenkemper, dan Imani-Lara Lansiquot dari Inggris.

Baca Juga :  Fiorentina Rekrut Kiper Spanyol, David De Gea

Dina Asher-Smith, yang memenangkan gelar juara dunia lari 200 meter di Doha pada 2019, menarik diri menjelang lomba.

“Saya merasa sedikit lelah karena saya mengalami jet lag. Yang paling penting adalah kemenangan dan saya berhasil meraihnya,” kata Ta Lou. “Musim ini, tujuan utama saya adalah untuk menang setiap kali saya berada di lintasan.”

Remaja Amerika Serikat, Erriyon Knighton, memenangkan nomor 200 meter putra dalam waktu 19,89, sementara Femke Bol dari Belanda mencatatkan rekor pertemuan di nomor 400 meter lari gawang putri, melesat jauh meninggalkan para pelari lainnya untuk menang dengan catatan waktu terbaik dunia 52,43.

Grant Holloway dari Amerika Serikat menebus finis kedua di Rabat dengan kemenangan di nomor lari gawang 110m putra.

Baca Juga :  Prematur, Putuskan Roma Tuan Rumah Laga Pembukaan Euro 2020

Pelari asal Spanyol, Mohamed Katir, menampilkan performa yang luar biasa untuk memenangkan lari 5.000 meter dengan catatan waktu 12:52.09, dengan pemegang rekor dunia Joshua Cheptegei berada di urutan keempat.

Leonardo Fabbri dan Andy Diaz dari Italia memberikan semangat kepada para pendukung tuan rumah yang memadati Stadion Luigi Ridolfi saat mereka masing-masing meraih kemenangan di nomor tolak peluru dan lompat jangkit, sementara rekan senegaranya Larissa Iapichino menjuarai lompat jauh putri.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :
Scroll to Top