Kini Ada di Seluruh Indonesia, Buku Tulis Sinar Dunia Perluas Jaringan Distribusi

Kini telah ada di seluruh Indonesia, buku tulis Sinar Dunia. (Foto: dok APP Sinarmas)
Kini telah ada di seluruh Indonesia, buku tulis Sinar Dunia. (Foto: dok APP Sinarmas)

Jakarta | EGINDO.com – Kini telah ada di seluruh Indonesia, buku tulis Sinar Dunia memperluas jaringan distribusi. Merek buku tulis Sinar Dunia alias SiDU terus memperluas area pemasarannya ke banyak daerah. Brand buku tulis yang diproduksi oleh PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), grup dari Asia Pulp & Paper (APP) Sinarmas itu cukup percaya diri tampil sebagai market leader di segmennya.

Disebutkan pada saat ini TKIM masih fokus menggenjot peluang pasar di domestik. “Kami berupaya menjangkau seluruh pelosok Indonesia, jadi produk ini eksis mulai dari Aceh sampai Papua,” sebut Martin Jimi, Consumer Domestic Business Head SiDU dalam keterangannya kepada pers.

Brand tersebut adalah merek SiDU menguasai lebih dari 50% pangsa pasar kertas, buku tulis dan alat tulis kantor (ATK). Adapun pertumbuhan penjualannya rata-rata 5% per tahun untuk semua varian produk di bawah merek SiDU.

Disebutkan permintaan buku tulis terus meningkay dan pertumbuhan pasar mereknya tetap positif. “Saat ini kami fokus pada buku tulis SiDU ini, adapun secara konsumsi saat ini memang masih dominan di Jawa,” urainya.

Dijelaskan bahwa TKIM sebagai produsen ATK, SiDU dikenal memilik beragam brand kertas seperti Paperline, Sinarline, ExcelPro, dan Rainbow Carbonless. Ditambahkan bahwa meski budaya tulis tangan sudah mulai tergerus oleh kebiasaan mengetik di gawai atau komputer, merek buku tulis Sinar Dunia (SiDU) tetap optimistis permintaan akan kertas dan buku tulis masih dapat bertumbuh.

Pihak Consumer Domestic Business Head SiDU mengatakan memang tidak ada angka yang pasti berapa jumlah permintaan buku tulis tiap tahunnya. Namun, permintaan buku tulis masih terasa langsung, khususnya di lingkungan pendidikan misalnya.

Ditambahkan bahwa potensi pasar buku tulis terletak dari populasi anak dan remaja sekolah yang membutuhkan produk tersebut. Sejalan dengan pertumbuhan penduduk, ada sekitar 4,5 juta bayi lahir di negara Indonesia menjadi contoh bahwa ada penambahan jumlah pengguna.

Untuk itu SiDU getol mengampanyekan budaya menulis. Khususnya untuk segmen anak dan pelajar di seluruh Indonesia. Buku tulis SiDU diproduksi oleh PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), grup dari Asia Pulp & Paper (APP) Sinarmas.

Penjualan TKIM didominasi oleh produk kertas sebanyak 90% atau US$ 250 juta di kuartal I. Adapun stationery atau alat tulis kantor (ATK) sebesar 320.000 ton per tahun. Adapun stationery yang diproduksi TKIM meliputi buku tulis, memo, loose leaf, notepad, spiral, amplop, kertas komputer, kertas kado, shopping bag dan lainnya.@

Bs/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top