Kinerja UMKM Berdampak Pada Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

umkm

Jakarta|EGINDO.co Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menyebut kinerja UMKM mengalami peningkatan yang cukup pesat. Hal ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Berdasarkan data pertumbuhan ekonomi pada kuartal III tahun 2022 sebesar 5,72 persen year on year. “ini jauh lebih tinggi dibandingkan Tiongkok yang tumbuh 3,9 persen dan AS tumbuh 1,8 persen dan ini tidak lepas dari peran UMKM,” kata Deputi Bidang UKM, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) Hanung Harimba Rachman kepada Pro3 RRI, Sabtu (17/12/2022).

Menurutnya, meningkatnya kinerja UMKM yang menggeliat juga ditopang dengan banyaknya para pelaku ke platform digital. “Saat ini yang masuk platform digital itu sudah 22 juta, ini sudah makin dekat dengan target kita 30 juta,” ujarnya.

Baca Juga :  Jokowi Jamin Keamanan Investasi Di Indonesia

Di sisi lain, ia memperkirakan penjualan melalui ekonomi digital di tahun 2022 ini akan mencapai Rp842.3 triliun atau meningkat 18 persen dari tahun sebelumnya. “Ini sebagian besar pelaku-pelaku penjualannya dilakukan UMKM dan ini mengindikasikan UMKM kita sudah mulai menggeliat,” ujarnya.

Hanung menekankan pentingnya digitalisasi bagi UMKM. Berdasarkan penelitan sekitar 80 persen UMKM tahan terhadap krisis.

Degan UMKM melek digital, ia berkeyakinan UMKM dapat bermain di pasar internasional. Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan ekspor UMKM sampai akhir tahun 2024 diharapkan naik menjadi 17 persen.

“Ini butuh upaya yang cukup keras untuk mencapai target tersebut,” ujarnya. Menurutnya, untuk mencapai target itu pihaknya tidak hanya meningkatkan kuantitas jumlah produk UMKM tetapi kualitas dan harga juga akan dikejar.

Baca Juga :  Mariupol Dibombardir Rusia, Kubur Mayat Di Pinggir Jalan

“Kita tidak ingin menjual lagi produk-produk ini dalam bentuk raw material tetapi kita ingin UMKM menjual produk-produk sudah terolah dengan nilai tambah yang lebih tinggi,” ucapnya.

Sumber: rri.co.id/Sn

Bagikan :