Jakarta|EGINDO.co Bank Indonesia melaporkan optimisme masyarakat terhadap kondisi perekonomian nasional masih terjaga pada April 2026. Hal itu terlihat dari hasil Survei Konsumen yang menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) berada di level 123,0 atau meningkat tipis dibandingkan Maret 2026 yang tercatat 122,9. Angka di atas 100 menandakan konsumen masih memandang kondisi ekonomi dalam situasi positif.
Penguatan keyakinan konsumen terutama dipengaruhi membaiknya persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) naik menjadi 116,5 dari sebelumnya 115,4. Peningkatan itu ditopang oleh membaiknya penilaian terhadap peluang kerja serta meningkatnya pembelian barang tahan lama seperti elektronik dan kendaraan rumah tangga.
Di sisi lain, tingkat penghasilan masyarakat saat ini masih berada pada area optimistis meski sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan daya beli masyarakat masih cukup terjaga di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.
Bank Indonesia juga mencatat ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi ke depan tetap kuat. Optimisme itu tercermin dari keyakinan konsumen terhadap prospek pendapatan, lapangan pekerjaan, dan aktivitas usaha dalam enam bulan mendatang yang masih berada di level tinggi.
Selain itu, pola pengelolaan keuangan masyarakat menunjukkan perbaikan. Porsi pendapatan yang dialokasikan untuk menabung meningkat menjadi 18,2 persen, sementara rasio pembayaran cicilan atau utang turun menjadi 9,7 persen. Kondisi ini dinilai mencerminkan tingkat kepercayaan konsumen yang tetap solid sekaligus kemampuan rumah tangga menjaga stabilitas keuangan.
Sejumlah ekonom menilai stabilnya keyakinan konsumen dapat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II 2026. Konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama ekonomi Indonesia, terutama didukung aktivitas belanja masyarakat dan kondisi inflasi yang relatif terkendali. (Sn)