Ketum APPBI: Pencabutan PPKM Akan Bantu Pemulihan Ekonomi

Alphonzus Widjaya
Alphonzus Widjaya

Jakarta | EGINDO.co – Rencana pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan membantu pemulihan ekonomi Indonesia lebih cepat dari pada terus diberlakukan PPKM yang selama ini menjadikan ekonomi semakin sulit.

Hal itu dikatakan Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja menjawab pertanyaan EGINDO.co Jum’at (23/12/2022) via telepon tentang wacana awal tahun 2023 pemerintah akan mencabut PPKM.

Alphonzus Widjaja dari Sinar Mas Land yang terpilih kembali menjadi Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) hingga tahun 2025 itu menilai wacana pencabutan PPKM sudah tepat dan sudah saatnya agar ekonomi Indonesia bisa bangkit.

Menurut Ketum APPBI periode 2022 – 2025 itu perekonomian Indonesia pada tahun 2023 mendatang diprediksikan akan semakin sulit, semakin berat tantangan yang akan dihadapi maka dengan dicabutnya PPKM pada awal tahun 2023 mendatang diharapkan tantangan itu bisa lebih ringan.

Baca Juga :  Cukai Rokok Bakal Naik Lebih Tinggi Tahun Depan

APPBI katanya mendukung sepenuhnya wacana pencabutan PPKM itu dengan masyarakat tetap waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, memakai masker sehingga aktivitas bisa dilakukan secara maksimal. “Kita dukung dan masyarakat siap untuk menjaga kesehatan sebab tahun 2023 tantangan ekonomi dunia semakin berat,” katanya menjelaskan.

Sementara itu Kepala Staf Presiden Moeldoko kepada wartawan mengatakan ketika di kawasan Senayan, Jakarta Pusat Kamis, 22 Desember 2022 lalu bahwa Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masih meminta waktu untuk mengkaji peniadaan PPKM.

Moeldoko menyebutkan Kemenkes bakal melakukan evaluasi sebelum memutuskan PPKM berakhir. Kepala Staf Presiden Moeldoko juga menjelaskan alasan Presiden Joko Widodo menginginkan agar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diakhiri karena virus Covid-19 dianggap tidak mematikan lagi seperti pada awal kemunculannya.

Baca Juga :  Cicit Benito Mussolini Bergabung Dengan Lazio

“Covid mematikan beberapa orang, dari situ salah satu pertimbangannya. Oh ternyata Covid sudah tidak lagi menjadi ancaman yang signifikan dalam konteks mortality-nya. Jadi semuanya akan dilihat secara menyeluruh,” kata Moeldoko.

Ditambahkannya, situasi yang kian terkendali tentang Covid-19 yang membuat Jokowi berencana untuk mengakhiri [email protected]

Fd/timEGINDO.co

Bagikan :