Kerjasama Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum

Yulina Hastuti
Yulina Hastuti

Jakarta | EGINDO.co – Titipan Kilat (TiKi), perusahaan jasa pengiriman di Indonesia mengumumkan kerjasama dengan SWAP, perusahaan infrastruktur Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), dan SMOOT, produsen kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, dalam rangka mendukung transisi kendaraan listrik di Indonesia.

Dalam siaran pers yang dikirimkan kepada EGINDO.co kemarin menyebutkan adapun kerjasama tersebut mencakup instalasi 17 SPBKLU SWAP di jaringan gerai TIKI, serta peluncuran armada TIKI EVS (Electric Vehicle Squad) yang ramah lingkungan.

Pengumuman kerjasama ditandai dengan peresmian SPBKLU di gerai TIKI Pemuda, dan pelepasan armada TIKI EVS berbasis motor listrik yang lebih ramah lingkungan. Hal ini juga sekaligus menjadi langkah awal TIKI mentransisi operasionalnya melalui pemanfaatan energi yang lebih rendah emisi.

Baca Juga :  Arus Lebaran, Sibolangit-Medan Ditempuh 6 Jam Perjalanan

“TiKi memiliki jaringan distribusi yang luas dan tersebar di seluruh Indonesia dengan 500 kantor perwakilan dan lebih dari 3.700 gerai. Instalasi SPBKLU SWAP di 17 jaringan gerai merupakan sebuah permulaan untuk membangun kolaborasi yang lebih strategis. Kami sangat senang dapat turut berkontribusi melalui aset jaringan kami untuk mendukung upaya pemerintah dan pelaku industri otomotif dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” kata Yulina Hastuti, Direktur Utama TiKi dalam keterangan tertulisnya.

Disebutkan selain pengembangan stasiun penukaran baterai motor listrik, TiKi juga bekerjasama dengan SMOOT dalam pengadaan armada motor listrik sebagai upaya transisi operasional TiKi ke kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Pada tahap awal, TiKi akan mengoperasikan sekitar 10 TiKi EVS, motor listrik buatan SMOOT untuk melayani wilayah DKI Jakarta. TiKi EVS akan menjadi percontohan bagi para mitra keagenan TiKi di daerah untuk menerapkan hal yang serupa di wilayahnya.

Baca Juga :  Pria Tewas Usai Perkelahian Di Kedai Kopi Dekat Kitchener Road, Farrer Park

Penetrasi motor listrik di Indonesia terus menunjukkan trend yang positif. Kementerian ESDM memperkirakan jumlah penggunaan motor listrik pada 2030 akan mencapai 13 juta unit. Pertumbuhan ini harus dibarengi dengan ketersediaan jaringan SPBKLU yang lebih luas dengan sistem pergantian baterai yang mudah dan cepat.@

Rel/fd/timEGINDO.co

Bagikan :
Scroll to Top