Kereta Wisata Nusantara Explorer Disiapkan Jadi Motor Baru Pariwisata, Pemerintah Bidik Efek Berganda bagi Ekonomi

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Pemerintah terus memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu upaya yang tengah dipersiapkan adalah peluncuran Kereta Wisata Nusantara Explorer, layanan kereta wisata premium yang diharapkan mampu meningkatkan akses menuju berbagai destinasi unggulan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Presiden Prabowo Subianto telah meninjau langsung rangkaian kereta tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Semarang dan Batang, Jawa Tengah, pada Kamis (30/7/2026). Peninjauan itu menjadi bagian dari evaluasi pemerintah sebelum layanan resmi dioperasikan kepada masyarakat.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pengembangan Kereta Wisata Nusantara Explorer merupakan arahan Presiden untuk memperkuat industri pariwisata melalui moda transportasi berbasis rel. Menurutnya, pemerintah ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik destinasi wisata nasional.

Selain menghadirkan kereta wisata dengan fasilitas premium, pemerintah juga mulai mengkaji revitalisasi sejumlah jalur kereta yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata. Salah satu rute yang menjadi perhatian adalah lintas Semarang–Magelang guna memperkuat konektivitas menuju kawasan Candi Borobudur. Jalur tersebut nantinya diharapkan terintegrasi dengan destinasi lain, termasuk kawasan Candi Prambanan, sehingga membentuk ekosistem wisata yang saling terhubung.

Langkah tersebut diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang luas. Meningkatnya konektivitas diyakini dapat mendorong pertumbuhan jumlah wisatawan, memperkuat sektor perhotelan, restoran, transportasi lokal, industri kreatif, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Efek berganda tersebut dinilai penting untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan wisata.

Sejumlah media ekonomi dan transportasi seperti Bisnis Indonesia dan Kompas.com sebelumnya juga menyoroti pentingnya integrasi transportasi publik dengan kawasan wisata sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing industri pariwisata Indonesia. Konektivitas yang baik dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dari sisi kualitas layanan, pemerintah menilai PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mampu menghadirkan gerbong wisata dengan standar internasional. Interior kereta dirancang menampilkan identitas budaya Indonesia melalui ornamen batik serta dekorasi bernuansa Nusantara, sehingga menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya nasional kepada para penumpang.

Saat ini Kereta Wisata Nusantara Explorer masih menjalani tahap uji coba. Pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil pengujian sebelum menetapkan jadwal peluncuran resmi. Meski demikian, pemerintah berharap layanan tersebut dapat mulai beroperasi dalam tahun 2026 dan menjadi salah satu ikon baru pariwisata Indonesia yang mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. (Sn)

Scroll to Top