Kemenprin: Ratusan Produk Hilirisasi Industri Kelapa Sawit

panen
Ilustrasi hilirisasi kelapa sawit

 Jakarta|EGINDO.co Terdapat 179 ragam jenis produk hilirisasi dalam program hilirisasi  industri kelapa sawit. Hal tersebut disampaikan, Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika.

“Saat ini kami mencatat terdapat 179 ragam jenis hilirisasi sawit. Sebesar 90 persen volume berupa produk hiliriasi dan sekitar 10 persen produk ekspor berupa bahan baku CPO maupu CPKO,” katanya dalam keterangannya, Jumat (27/10/2023).

Selain itu, ia mengatakan industri kelapa sawit Indonesia menjadi salah satu industri yang cukup stabil. Hal tersebut dibuktikan pertumbuhan industri kelapa sawit yang mencapia 3,57 persen pada kuartal III-2023.

“Sedangkan kontribusi industri kelapa sawit terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 50,87 persen. Industri kelapa sawit Indonesia masiu terus menunjukkan tren ekspandi yang meningkat hingga September 2023,” ujarnya.

Baca Juga :  Pil Paxlovid Pfizer Pertama Singapura, Pengobatan Covid-19

Saat ini, kata Putu, Indonesia masih menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan industri kelapa sawit terbesar di dunia. Sehingga pemerintah menempatkan industri kelapa sawit sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.

“Saya mengapresiasi terhadap beragam riset yang dilakukan oleh para penelit dari berbagai lembaga. Riset dan inovasi untuk mengembangkan program hilirisasi kelapa sawit sangat perlu dilakukan agar dapat meningkatkan nilai produk dari kelapa sawit,” ucapnya.

Adapun produksi minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) hingga akhir 2022 mencapai 51,2 juta ton. Dengan total nilai ekspor sebesar 29,7 miliar dolar AS.

Sumber: rri.co.id/Sn

Bagikan :