Jakarta | EGINDO.co – Kementerian Perindustrian terus berupaya meningkatkan jumlah lulusan dari unit pendidikan vokasi binaannya agar bisa terserap di industri. Upaya ini misalnya melalui penyelenggaraan Industrial Vocational Fair (IVF) 2024 di berbagai wilayah Indonesia, yang mempertemukan antara unit pendidikan vokasi Kemenperin dengan mitra industri.
Dalam siaran pers Kemenperin yang dilansir EGINDO.co menyebutkan untuk regional Sulawesi, IVF 2024 digelar di Makassar, dengan melibatkan lima unit pendidikan vokasi Kemenperin, yakni Politeknik ATI Makassar, SMK-SMAK Makassar, SMK-SMTI Makassar, Politeknik Industri Logam Morowali, dan Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, serta turut mengundang 120 perusahaan industri mitra, tujuh kawasan industri, siswa dari 25 sekolah setempat, dan masyarakat umum.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Masrokhan menjelaskan, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan vokasi Kemenperin bertujuan untuk memenuhi dan mengantisipasi kebutuhan tenaga kerja industri yang saat ini melebihi 682.000 orang. “Kami juga memastikan kesesuaian (link and match) antara kebutuhan kemampuan lulusan di dunia usaha industri dengan kualitas pendidikan di seluruh unit pendidikan Kemenperin yang tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga pengembangan industri di masa depan,” terangnya.
Lebih lanjut, Masrokhan mengungkapkan bahwa dalam jangka waktu beberapa tahun ini, berbagai mitra industri telah membuka kelas industri, memberikan beasiswa, serta melakukan kegiatan praktisi masuk sekolah dan kampus.
“Pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas butuh komitmen yang tinggi serta sinergi lintas pemangku kepentingan. Oleh karena itu, lewat kegiatan ini, diharapkan Kementerian Perindustrian dapat berkolaborasi dengan seluruh mitra industri yang ada se-Sulawesi dan juga se-Indonesia,” kata Pelaksana Harian Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, Since Erna Lamba.
IVF regional Sulawesi dilaksanakan pada 20-21 Juni 2024 dengan agenda meliputi Temu Industri, Focus Group Discussion (FGD), penandatanganan MoU, pameran unit pendidikan Kemenperin dan industri, open house, serta job fair. Pada acara job fair kali ini dibuka sebanyak 1.534 posisi di 17 mitra industri Kemenperin yang diperuntukkan tidak hanya bagi lulusan sekolah dan kampus Kemenperin, tetapi juga sekolah dan kampus yang berada di Wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.
Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Wulan Aprilianti Permatasari. Seluruh unit pendidikan vokasi Kemenperin telah melaksanakan penerimaan mahasiswa dan siswa baru yang dibuka melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) Bersama pada 2 – 31 Mei 2024 dengan total jumlah pendaftar sebanyak 50.737 orang atau dengan rasio 1:8. Dalam waktu dekat ini, Kemenperin akan membuka JARVIS Bersama Gelombang Kedua yang dilaksanakan sampai akhir 31 Juli 2024. Hal ini guna membuka akses kepada calon mahasiswa dan siswa untuk dapat menjadi bagian dari penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi industri yang akan mencetak lulusan siap kerja dan menjadi wirausaha baru.@
Rel/fd/timEGINDO.co