Medan | EGINDO.com – Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengganti Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang dijabat oleh Harli Siregar. Hal itu tertuang berdasarkan surat keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026, Harli Siregar diganti dan Kejagung kemudian memilih Muhibuddin yang sebelumnya Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.
“Keputusan Jaksa Agung RI nomor 488 tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan struktural pegawai negeri sipil Kejaksaan Republik Idonesia,” demikian tertulis dalam keterangan surat mutasi yang diterima EGINDO.com pada Selasa (14/4/2026).
Dalam dokumen keputusan, Jaksa Agung menegaskan bahwa mutasi itu merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk optimalisasi kinerja. Langkah rotasi disebut sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja institusi penegakan hukum.
Adapun pejabat di Kejaksaan yang dirotasi Kejagung: 1. Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol: Kajati Jatim menjadi Sekretaris JAM Pidum. 2. Ard Qohar: Kajati Sultra menjadj Kajati Jatim. 3. Sugeng Riyanta: Direktur D JAM Pidum menjadi Kajati Sultra. 4. Dwi Agus Arianto: Wakajati Sultra menjadi Direktur D JAM Pidum. 5. Darmukit: Koordinator JAM Pidum menjadi Wakajati Sultra. 6. Jurist Precisely: Asisten Pidum Sumut menjadi Koordinator JAM Pidum. 7. Didik Farkhan Alisyahdi: Kajati Sulsel menjadi Sekretaris JAM Pidsus. 8. Sila Haholongan: Kajati Babel menjadi Kajati Sulsel. 9. Riono Budisantoso: Direktur Penuntutan JAM Pidsus menjadi Kajati Babel. 10. Ardito Muwardi: Wakajati Banten menjadi Direktur Penuntutan JAM Pidsus. 11. Rinaldi Umar: Jaksa Ahli Utama JAM Intel menjadi Wakajati Banten. 12. Hermon Dekristo: Kajati Jabar menjadi Sekretaris JAM Pidmil. 13. Sutikno: Kajati Riau menjadi Kajati Jabar. 14. I Dewa Gede Wirajana: Inspektur II JAM Was menjadi Kajati Riau. 15. Harli Siregar: Kajati Sumut menjadi Inspektur III JAM Was.
Kemudian 16. Muhibuddin: Kajati Sumbar menjadi Kajati Sumut. 17. Dedie Tri Hariyadi: Direktur HAM Berat JAM Pidsus menjadi Kajati Sumbar. 18. N Rahmat R: Kajati Sulteng menjadi Direktur HAM Berat JAM Pidsus. 19. Zullikar Tanjung: Direktur B JAM Pidum menjadi Kajati Sulteng. 20. Siswanto: Kajati Jateng menjadi Direktur B JAM Pidum. 21. Teguh Subroto: Inspektur Keuangan III menjadi Kajati Jateng. 22. Sukarman Sumarinton: Kajati Sulbar menjadi Inspektur Keuangan III. 23. Budi Hartawan Panjaitan: Inspektur Keuangan I menjadi Kajati Sulbar. 24. Riyono: Kajati Gorontalo menjadi Inspektur Keuangan I. 25. Sumurung Pandapotan Simaremare: Direktur I JAM Datun menjadi Kajati Gorontalo. 26. Edhindo: Wakajati Riau menjadi Direktur I JAM Intel. 27. Adhi Prabowo: Wakajati Maluku menjadi Wakajati Riau. 28. Datuk Rosihan Anwar: Koordinator JAM Pidmil menjadi Wakajati Maluku. 29. Wagiyo: Asisten Pidsus Jatim menjadi Koordinator JAM Pidmil. 30. Lila Agustina: Wakajati Jateng menjadi Kepala Pusat Kesehatan Yustisial. 31. Erich Folanda: Wakajati Kalbar menjadi Wakajati Jateng. 32. Laksmi Indriyah Rohmulyati: Koordinator JAM Datun menjadi Wakajati Kalbar. 33. Mukhlis: Asisten Pembinaan Jateng menjadi Koordinator JAM Datun. 34. Suwandi: Wakajati Lampung menjadi Kepala Pusat Strategi Kebijakan Hukum. 35. Teuku Rahmatsyah: Wakajati NTT menjadi Wakajati NTB. 36. Wahyu Sabrudin: Koordinator JAM Pidsus menjadi Wakajati NTT.
Selanjutnya 37. Agustinus Herimulyanto: Asisten Intel Jabar menjadi Koordinator JAM Pidsus. 38. Sunarwan: Wakajati Bali menjadi Kepala Biro Perlengkapan. 39. I Made Sudarmawan: Wakajati Kalut menjadi Wakajati Bali. 40. Bangkit Sormin: Koordinator JAM Intel menjadi Wakajati Kalut. 41. Mochamad Jeffry: Kasubdit JAM Pidsus menjadi Koordinator JAM Intel. 42. Chatarina Muliana: Kajati Bali menjadiKepala Pusat Pemulihan Aset. 43. Setiawan Budi Cahyono: Direktur IV JAM Intel menjadi Kajati Bali. 44. Abdullah Noer Deny: Wakajati Sumut menjadi Direktur IV JAM Intel. 45. Eko Adhyaksono: Wakajati Sulut menjadi Wakajati Sumut. 46. Feri Tas: Koordinator JAM Datun menjadi Wakajati Sulut. 47. Farhan: Asisten Pengawasan Sumsel menjadi Koordinator JAM Datun. 48. Saiful Bahri Siregar: Wakajati Jatim menjadi Kajati Bengkulu. 49. Luhur Istighfar: Wakajati Papua Barat menjadi Wakajati Jatim. 50. Freddy D Simandjuntak: Koordinator JAM Pidum menjadi Wakajati Papua Barat. 51. Agustian Sunaryo: Kasubdit Penuntutan JAM Pidum menjadi Koordinator JAM Pidum. 52. Asmadi: Koordinator JAM Intel menjadiWakajati Papua. 53. Sunarko: Kasubdit IV.B JAM Intel menjadi Koordinator JAM Intel.
Kejaksaan Agung (Kejagung) RI mempromosikan Kepala Kejati Sumatera Utara (Kajati Sumt) Harli Siregar menjadi Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung. Untuk diketahui bahwa, selama menjabat sebagai Kajati Sumut, Harli Siregar berhasil mengusut kasus korupsi besar seperti korupsi pembangunan Citra Land, Pelindo, Smartboard Tebingtinggi, dan lainnya.@
Bs/fd/timEGINDO.com