Kecelakaan Lalin Tol Medan-Tebing Tinggi, 4 Orang Meninggal

Kecelakaan Lalin Tol Medan - Tebing
Kecelakaan Lalin Tol Medan - Tebing

Medan | EGINDO.co – Kecelakaan Lalu Lintas (Lalin) di ruas Jalan Tol Medan – Tebing Tinggi menyebabkan 4 orang meninggal dunia. Mobil Toyota Innova pelat polisi BK 1553 MR yang berisi satu keluarga mengalami kecelakaan di jalan tol Medan-Tebin Tinggi pada Selasa (19/12/2023) sekira pukul 14.52 WIB, tepatnya di Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Kasatlantas Polresta Deli Serdang Kompol Nasrul S.Kom SIK, kepada wartawan mengatakan kecelakaan itu bermula saat mobil Toyota Innova membawa penumpang enam orang datang dari arah tol Medan menuju ke arah tol Tebing Tinggi, tepatnya di KM 47,5 Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Baca Juga :  Pedagang Takjil Di Barus Tidak Menyediakan Makanan Khas

Kecelakaan mobil Kijang Innova yang dikemudian Hendri Adi Tindaon membawa enam orang penumpang sehingga bersama supir di dalam mobil ada tujuh orang, empat penumpang mobil mini bus meninggal dunia setelah kecelakaan di ruas jalan tol JMKT Medan-Tebing Tinggi KM 47,500 di Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam.

Mobil melaju dari arah tol Medan menuju Tebing Tinggi, sesampainya di tempat kejadian menabrak bagian belakang mobil lain dari arah yang sama. Pada saat di lokasi, mobil itu menabrak mobil di depannya lalu tergelincir keluar jalur.

Mendapatkan informasi kecelakaan, petugas Satlantas Polresta Deliserdang ke lokasi, petugas yang tiba di lokasi kejadian langsung mengevakuasi para korban dan membawa korban-korban tersebut ke rumah sakit terdekat. Petugas juga melakukan olah TKP dan mengamankan seluruh barang bukti.

Baca Juga :  PM Jepang Ingin Anggaran Pertahanan 2% Dari PDB Tahun 2027

Adapun empat korban tewas dalam kecelakaan itu adalah Hendri Adi Tindaon, Rosmalina Boru Pasaribu, Homri Tindaon, dan Elvano Frans Tindaon. Seluruh korban meninggal dunia merupakan warga Kabupaten Simalungun. Sedangkan korban mengalami luka berat masing-masing bernama Nur Ampu Sitakar, Carlisa Yetta boru Tindaon dan Kristine boru Sibuea juga warga Kabupaten Simalungun mendapat perawat medis di rumah sakit.@

Bs/timEGINDO.co

Bagikan :