Kebakaran di Toa Payoh Industrial Park Singapura

Kebakaran di Toa Payoh Industrial Park
Kebakaran di Toa Payoh Industrial Park

Singapura | EGINDO.co – Kebakaran terjadi di Toa Payoh Industrial Park pada Kamis (9 Mei) malam, dan Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) mengerahkan beberapa kendaraan ke lokasi kejadian.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan selain seorang petugas pemadam kebakaran yang mengalami kram di kakinya. SCDF mengatakan petugas pemadam kebakaran dalam keadaan sadar dan stabil, dan dibawa ke Rumah Sakit Tan Tock Seng sebagai tindakan pencegahan.

Api padam sekitar satu setengah jam sebelum SCDF mulai menghentikan operasinya. Hal ini mengacu pada menuangkan air pada permukaan yang terbakar segera setelah api padam, untuk memastikan bahwa bara api yang tertanam dalam telah padam sepenuhnya untuk mencegah terjadinya kembali api.

Petugas pemadam kebakaran menggunakan enam jet air dan satu mesin pemadam kebakaran tak berawak, kata SCDF dalam sebuah posting Facebook tak lama setelah pukul 12.30 pada hari Jumat. Sebanyak 15 kendaraan darurat dan sekitar 60 petugas pemadam kebakaran dikerahkan.

Baca Juga :  Indeks Harga Saham Gabungan Menguat Usai Cuti Lebaran

SCDF mengatakan sedang menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

Ketika CNA tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 21.50 – ketika tiga mobil pemadam kebakaran SCDF sudah berada di lokasi – pengamatan awal menunjukkan bahwa kebakaran tersebut terjadi di sebuah toko ban di dekat persimpangan Toa Payoh Industrial Park dan Lorong 8 Toa Payoh.

SMS peringatan yang dikirimkan pada pukul 22.59 oleh Kementerian Dalam Negeri kepada warga sekitar mengindikasikan adanya “insiden kebakaran” di unit #01-1371, alamat Kian Aik Machinery, sebuah perusahaan peralatan konstruksi.

Pukul 23.10 api sudah tidak terlihat lagi. Kabut tebal masih menyelimuti udara, disertai bau plastik dan karet yang menyengat.

SCDF mengatakan kebakaran itu berukuran sekitar empat lapangan basket dan melibatkan dua unit – bengkel mobil dan bengkel industri.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Pembobolan Rekening Nasabah BTPN, Rp2 Miliar

Api berhasil dipadamkan di dua unit ini, kata SCDF.

Puluhan warga dari apartemen terdekat berkumpul di lokasi tersebut karena mereka bisa mencium bau asap dari rumah mereka. Mereka diberitahu oleh polisi untuk menjauhi daerah tersebut.

Seorang warga di sekitar Blok 12 Lorong 7 Toa Payoh mengatakan kepada CNA bahwa dia kembali ke rumah dan mencium bau karet terbakar dan segera menyadari bahwa bau tersebut tidak berasal dari bloknya.

Pria yang ingin disebutkan identitasnya hanya sebagai Wis itu mengaku sebagai penjaga pantai dan menawarkan bantuannya kepada petugas di lokasi kejadian.

CNA juga berbicara dengan sebuah keluarga yang bergegas keluar dari rumah mereka di Hougang setelah diberitahu adanya kebakaran di dekat toko mereka.

Baca Juga :  Bersaudara Usia 5-11 Tahun Bisa Vaksinasi Bersama 10 Januari

Terry, yang ibunya Shirlyn memiliki toko perlengkapan kebersihan, mengatakan ibunya cemas dan putus asa. Meskipun tidak ada seorang pun di toko itu, ada beberapa barang berharga di sana, katanya kepada CNA.

Dia yakin mereka memiliki asuransi kebakaran untuk unit tersebut dan mengatakan dia dan ibunya akan tetap berada di lokasi kejadian sampai api padam.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :