Keamanan Digital, Pengguna Teknologi Digital bagi Perempuan

Dharma Wanita Persatuan Kominfo menggelar Kegiatan Literasi Digital bagi Perempuan
Dharma Wanita Persatuan Kominfo menggelar Kegiatan Literasi Digital bagi Perempuan

Jakarta | EGINDO.co – Meningkatkan kapasitas diri adalah kunci untuk memperkuat ketahanan keluarga di era digital. Pemenuhan informasi secara informal dan fasilitasi sanak keluarga serta alur pengetahuan merupakan peran penting perempuan. Terlebih lagi dengan makin maraknya kejahatan digital, sangatlah krusial bagi keluarga untuk memperkuat benteng pertahanan, supaya meminimalisir risiko yang ada.

Siaran pers Kominfo yang dilansir EGINDO.co menyebutkan Ilma Nugrahani Ismail, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kominfo, membuka acara dengan mengatakan bahwa, sebagai perempuan kita memiliki peran yang signifikan dalam keluarga, sudah sepatutnya kita harus menyiapkan diri dari ancaman digital. Kita saling belajar edukasi, mengingatkan, dan memahami tentang literasi digital. “Sebagai salah satu organisasi masyarakat perempuan di indonesia, DWP memiliki standing position dan mengambil peran strategis untuk pembangunan nasional,” jelasnya di acara, “Kegiatan Literasi Digital Bagi Perempuan ‘Yuk, Lebih Cakap di Ruang Digital’” di Balai Sudirman, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Rupiah Diprediksi Menguat Ditopang Data Tenaga Kerja AS

Ilma lebih lanjut mengatakan bahwa, hubungan interpersonal yang terbangun dalam Dharma Wanita Persatuan memudahkan pertukaran informasi dan mempererat hubungan di antara wanita. Sehingga kegiatan talk show menjadi cara efektif untuk membuat informasi literasi digital tersebar dengan baik.

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi S.Sos.,M.Si turut hadir dalam kegiatan tersebut. Menteri Budi membawakan materi yang berkenaan dengan urgensi kaum perempuan dalam dunia digital. “Sudah selayaknya kita jadikan momentum untuk perempuan indonesia merapatkan barisan untuk mampu menginspirasi kaum perempuan agar pandai dan cakap untuk memaksimalkan potensi penggunaan teknologi digital,” ujar Menteri Budi.

Menteri Budi menambahkan bahwa, kemampuan literasi digital yang baik bagi wanita termasuk memahami dan menciptakan informasi yang bermanfaat melalui teknologi digital. Hal ini dapat dimaksimalkan pula dengan pemahaman yang menyeluruh terhadap gadget yang dimiliki, serta risiko dari keteledoran dan pengendalian diri yang buruk.

Baca Juga :  Biden Ingatkan Putin, Tanggapan Barat Atas Serangan Ukraina

Menanggapi hal tersebut, Yosi Mokalu, figur publik pegiat literasi digital mengemas singkat, “Kita harus belajar pengendalian terhadap gadget, tapi pengendalian diri juga sangat penting.” Potensi penggunaan teknologi digital ini meliputi pengamanan data diri pribadi, kritis dalam menerima informasi, serta bijak dalam pemanfaatan teknologi.

Kegiatan itu dihadiri sebanyak kurang lebih 300 peserta yang terdiri dari anggota OASE Kabinet Maju Indonesia, DWP Kominfo, DWP Pusat, DWP K/L, dan DWP Dinas Kominfo dan karyawan perempuan di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika.@

Rel/fd/timEGINDO.co

Bagikan :