Keagamaan di Tanah Batak Setelah Wafatnya Sisingamangaraja XII Diseminarkan

Wakil Dewan II FIS Unimed, Dr. Tappil Rambe, M,Si memberikan sambutan
Wakil Dewan II FIS Unimed, Dr. Tappil Rambe, M,Si memberikan sambutan

Medan | EGINDO.co – Keagamaan dan perubahan politik di Tanah Batak setelah wafatnya Sisingamangaraja XII diseminarkan di Universitas Medan (Unimed) dimana Sisingamangaraja XII adalah pahlawan nasional di Indonesia.

Seminar Nasional, “Perubahan Politik & Keagamaan di Tanah Batak Setelah Wafatnya Sisingamangaraja XII pada Tahun 1907” pada Jum’at (31/5/2024) di Ruang Sidang Fakultas Ilmu Sejarah (FIS) Universitas Medan (Unimed) itu dengan para narasumber Guru besar Universitas Hawai, USA Prof. Dr. Uli Kozok dan Budayawan Batak Ir. Jimmy Siahaan, MCP serta Cicit Sisingamangaraja Ir. Tonggo Sinambela.

Wakil Dewan II FIS Unimed, Dr. Tappil Rambe, M,Si pada saat pembukaan seminar nasional Perubahan Politik & Keagamaan di Tanah Batak Setelah Wafatnya Sisingamangaraja XII pada Tahun 1907 mengatakan sangat penting karena Sisingamangaraja  adalah pahlawan nasional dan juga merupakan sosok yang sangat dikenal di Sumatera Utara khususnya dan umumnya di Indonesia.

Baca Juga :  Negara Dengan Penduduk Tercantik Di Dunia, Indonesia?

Tappil Rambe mengatakan keagamaan di Sumatera Utara sangat baik dan itu telah terbukti bahwa Sumatera Utara dalam soal keagamaan tidak seperti di daerah lain di Indonesia. Untuk itu tema seminar nasional tentang Perubahan Politik & Keagamaan di Tanah Batak Setelah Wafatnya Sisingamangaraja XII pada Tahun 1907 menjadi sangat penting. Diharapkannya dari seminar nasional itu akan menghasil rumusan tentang politik dan keagamaan di tanah batak dan sumatera utara.

Turut memberikan sambutan atau opening speech Kepala Jurusan Pendidikan Sejarah Unimed, Pristi Suhendro Lukitoyo M.Si yang sangat mendukung adanya kajian-kajian sejarah yang dilakukan mahasiswa fakultas sejarah di Unimed.

Hal yang sama juga dikatakan Dosen Pengampu matakuliah Ilmu Sejarah Prof. Dr. Phil Ichwan Azhari, MS bahwa para mahasiswa fakultas ilmu sejarah diwajibkan untuk mengadakan seminar-seminar yang berkaitan dengan kajian sejarah di Sumatera Utara dan Indonesia.@

Baca Juga :  Apple Luncurkan IPhone 15 Dengan USB-C Charger

Rel/fd/timEGINDO.co

Bagikan :