Kasur Terlalu Pendek di Kamar Asian Games ‘Terburuk’, kata Korea Selatan

Kasur di Asian Games Nagoya terlalu pendek
Kasur di Asian Games Nagoya terlalu pendek

Tokyo | EGINDO.co – Akomodasi untuk ajang olahraga yang dimulai pekan ini di Jepang ini adalah yang “terburuk sepanjang masa”, demikian ungkap pejabat Korea Selatan kepada AFP pada hari Senin (14/9), seraya memperingatkan adanya “kekurangan kamar yang serius”.

Tempat tidur di dalam kabin bergaya kontainer pengiriman terlalu pendek bagi para pemain untuk meluruskan kaki, kata seorang petinggi bola basket Korea Selatan, sementara ofisial dari Filipina terpaksa menggunakan layanan Airbnb.

Tidak ada perkampungan atlet khusus dalam ajang ini; penyelenggara justru mengandalkan kapal pesiar, kabin kayu sementara, dan hotel sebagai upaya untuk memangkas biaya.

Ajang yang berlangsung di kota Nagoya dan Prefektur Aichi ini secara resmi dibuka pada hari Sabtu, namun cabang olahraga sepak bola dan bola basket sudah mulai dipertandingkan.

Jung Jae-yong, wakil presiden Asosiasi Bola Basket Korea, mengatakan kepada AFP bahwa ia sangat kecewa dengan kondisi kabin tempat tim bola basket putra menginap.

“Berdasarkan pengalaman saya, ini adalah kondisi terburuk yang pernah ada,” ujarnya.

“Atlet yang tingginya lebih dari dua meter bahkan tidak bisa meluruskan kaki mereka di tempat tidur. Ini tidak masuk akal.”

Byeon Jun-hyeong, anggota tim bola basket, mengunggah video di media sosial yang memperlihatkan wastafel bocor dan lantai yang basah kuyup di dalam kabinnya.

Ia menyertakan keterangan: “Tolong bantu kami.”

Kabin-kabin tersebut akan menjadi tempat tinggal bagi 2.000 atlet dan ofisial selama lebih dari dua minggu penyelenggaraan ajang ini.

Para petinggi olahraga India merasa sangat khawatir mengenai kondisi kabin tersebut hingga mereka membangun replikanya agar para atlet bisa membiasakan diri.

Wakil presiden Jung menuding penyelenggara gagal menanggapi kekhawatiran pihak Korea Selatan.

“Penyelenggara belum memberikan tanggapan apa pun,” kata Jung.

“Kami sangat khawatir dan sedang mendiskusikan secara mendalam dengan Komite Olahraga dan Olimpiade Korea mengenai langkah apa yang harus diambil terkait hal ini.”

Ratusan atlet sempat dievakuasi dari tempat penginapan mereka pekan lalu saat hujan dengan curah tertinggi dalam sejarah mengguyur Nagoya.

Prakiraan cuaca menunjukkan akan turun lebih banyak hujan dalam beberapa hari mendatang.

“Kekurangan Serius”

Lebih dari 17.000 atlet dan ofisial diperkirakan akan hadir dalam ajang ini—jumlah yang lebih besar dibandingkan Olimpiade.

Penyelenggara lokal awalnya memperkirakan kehadiran 15.000 orang dan bulan lalu menyatakan bahwa mereka “tidak memiliki tenaga kerja maupun anggaran” untuk menangani lonjakan jumlah peserta tersebut. Dewan Olimpiade Asia kemudian menyatakan bahwa setiap orang akan mendapatkan tempat menginap.

Para pemain kriket ternama telah menyuarakan kekhawatiran mengenai kurangnya hotel berkualitas tinggi.

Seorang pejabat komite Olimpiade Korea Selatan mengatakan kepada AFP bahwa, menjelang pelaksanaan ajang olahraga tersebut yang tinggal menghitung hari, terdapat sejumlah masalah.

“Saat ini terjadi kekurangan akomodasi yang serius, tidak hanya bagi seluruh delegasi Korea Selatan untuk Asian Games, tetapi juga bagi delegasi dari berbagai penjuru dunia di wilayah Aichi-Nagoya,” ujar pejabat tersebut.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi masalah ini dan memastikan tidak ada kendala semacam itu.”

Presiden Komite Olimpiade Filipina, Abraham Tolentino, mengatakan kepada AFP bahwa seluruh atlet negaranya telah mendapatkan kamar.

Namun, “beberapa ofisial, seperti pelatih, dipindahkan ke hotel lain dan Airbnb”.

Pihak penyelenggara Asian Games tidak segera menanggapi permintaan komentar dari AFP.

Kapal pesiar Italia, Costa Serena, dijadwalkan tiba di Nagoya pada hari Selasa.

Antara 4.000 hingga 5.000 atlet akan menginap di kapal tersebut.

Sisanya akan menginap di hotel, termasuk di Tokyo, tempat dilangsungkannya cabang olahraga renang, loncat indah, dan berkuda.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top