Kapal Perang Terbesar Di Dunia Singgah Di Oslo, Rusia Marah

Kapal Induk terbesar di dunia, USS Gerald R.Ford
Kapal Induk terbesar di dunia, USS Gerald R.Ford

Oslo | EGINDO.co – Kapal perang terbesar di dunia, kapal induk USS Gerald R Ford, tiba di Oslo pada hari Rabu (24 Mei) untuk singgah dalam sebuah persinggahan yang dikritik oleh negara tetangganya, Rusia, sebagai sebuah unjuk kekuatan yang “tidak masuk akal dan berbahaya”.

Kapal bertenaga nuklir sepanjang 337 meter dengan bobot lebih dari 100.000 ton ini berlayar ke Oslo Fjord dengan pengawalan ketat, dan akan singgah selama beberapa hari sebelum menuju Arktik, menurut media Norwegia, di mana latihan militer akan berlangsung.

“Kunjungan dan kehadiran kapal induk ini memberikan … kesempatan unik untuk mengembangkan kerja sama kami dan bekerja sama dengan sekutu terpenting kami, Amerika Serikat,” kata militer Norwegia dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga :  Putin Target Miliki Stasiun Luar Angkasa Rusia Tahun 2027

Kunjungan yang sangat dipublikasikan ini, yang dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Barat dan Rusia terkait perang di Ukraina, dikritik keras oleh kedutaan besar Rusia.

“Tidak ada masalah di utara yang membutuhkan solusi militer, atau masalah yang membutuhkan intervensi dari luar,” kata juru bicara kedutaan Rusia, Timur Chekanov, kepada AFP melalui email.

“Mengingat Oslo mengakui bahwa Rusia tidak memiliki ancaman militer langsung terhadap Norwegia, unjuk kekuatan seperti itu tampak tidak logis dan berbahaya,” tambahnya.

Norwegia yang merupakan anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) berbagi perbatasan darat dengan Rusia di ujung utara dan juga perbatasan laut di Laut Barents.

Kapal induk USS Gerald R Ford, yang dapat mengangkut hingga 90 pesawat dan helikopter, diperkirakan akan tetap berlabuh di ibu kota Norwegia selama beberapa hari.

Baca Juga :  Drone Kamikaze Rusia Hantam Kyiv, Putin Kunjungi Belarusia

Larangan terbang dan melintas di wilayah udara dan laut yang luas telah diberlakukan di sekitar kapal tersebut.

Menurut harian online Barents Observer, kapal tersebut diperkirakan akan menuju Arktik dalam beberapa hari, menjelang dimulainya Latihan Tantangan Arktik pada tanggal 29 Mei yang melibatkan 150 pesawat dari 14 negara Barat.
Sumber : CNA/SL

Bagikan :
Scroll to Top