Kapal Kontainer Korsel Uji Coba Jalur Arktik untuk Komersial, Barat Cemas

Kapal Kontainer Korsel Uji Coba Jalur Arktik
Kapal Kontainer Korsel Uji Coba Jalur Arktik

Seoul | EGINDO.co – Sebuah kapal kontainer Korea Selatan berlayar pada hari Sabtu (22 Agustus) menuju Eropa melalui Arktik dalam pelayaran komersial pertama negara itu di rute tersebut untuk menguji kelayakannya, dengan harapan dapat mengubah pelabuhan Busan di bagian tenggara menjadi pusat maritim global.

Kapal PanStar Acro akan berlayar ke utara, menyusuri semenanjung Kamchatka di Rusia timur, melintasi Laut Bering, dan menempuh Rute Laut Utara (Northern Sea Route). Kapal ini akan singgah di Felixstowe (Inggris), Rotterdam (Belanda), dan Gdansk (Polandia) sebelum kembali dalam perjalanan yang diperkirakan memakan waktu 40 hingga 45 hari.

Presiden Lee Jae Myung telah menjadikan pelayaran Arktik sebagai prioritas bagi Korea Selatan, yang merupakan kekuatan besar dalam industri pelayaran. Para pejabat mengatakan langkah ini dapat membantu mentransformasi Busan dan menjadikan Arktik sebagai rute perdagangan reguler pada tahun 2030.

Namun, proyek ini berisiko menimbulkan gesekan dengan sekutu Barat yang ingin tetap mengisolasi Rusia selama perang di Ukraina. Seoul telah berkonsultasi dengan Moskow mengenai perjalanan ini, termasuk mengenai apakah kapal memerlukan bantuan untuk mengatasi masalah apa pun, seperti terjebak di dalam es.

Kementerian Kelautan Korea Selatan dan Kementerian Luar Negeri Rusia tidak menanggapi permintaan komentar.

Menurut Centre for High North Logistics Norwegia, tahun lalu terdapat 88 kapal yang melakukan 103 pelayaran melintasi rute tersebut—naik dari 97 pelayaran pada tahun 2024 dan 43 pada tahun 2022—yang sebagian besar berasal dari negara-negara seperti Rusia dan Tiongkok.

Para ilmuwan mengatakan bahwa mencairnya es Arktik telah mempermudah pelayaran melalui jalur utara, sementara peningkatan aktivitas pelayaran itu sendiri justru mempercepat pemanasan global.

Kapal kontainer berkapasitas 2.758 TEU (Twenty-Foot Equivalent Unit) yang dioperasikan oleh perusahaan Korea Selatan, PanStar, ini telah memuat kargo sebesar 837 TEU—termasuk suku cadang otomotif, produk kimia, dan sekitar 100 kontainer kosong—dalam pelayaran yang didukung pemerintah tersebut.

PanStar Acro dijadwalkan untuk memulai pelayaran sekitar pukul 20.00 waktu setempat (11.00 GMT), bergantung pada proses pemuatan dan persiapan, kata seorang pejabat pemerintah.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top