KAI Tambah 12 Rangkaian KRL Bogor Line, Kapasitas Layanan Ditingkatkan

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah operasional 12 rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) berformasi 12 kereta (SF12) di lintas Bogor Line sebagai upaya meningkatkan kapasitas layanan seiring tingginya mobilitas masyarakat dari Bogor dan wilayah penyangga menuju Jakarta.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Jumat, 3 Juli 2026, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan penambahan kapasitas tersebut dilakukan untuk memberikan layanan yang lebih optimal kepada pengguna Commuter Line, khususnya di koridor Bogor yang menjadi salah satu jalur tersibuk di kawasan Jabodetabek.

Untuk mendukung operasional KRL SF12, KAI saat ini tengah menyelesaikan pengembangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada 15 Juli 2026, sehingga rangkaian dengan kapasitas lebih besar dapat segera dioperasikan guna mengakomodasi meningkatnya jumlah penumpang.

Data KAI menunjukkan, selama semester I 2026 Stasiun Bogor menjadi stasiun dengan pergerakan pelanggan KRL tertinggi di Jabodetabek. Sepanjang Januari hingga Juni 2026 tercatat sekitar 18,45 juta pergerakan penumpang, atau rata-rata lebih dari 101 ribu pelanggan setiap hari. Tingginya volume penumpang tersebut menjadi alasan utama dilakukannya peningkatan kapasitas layanan.

Selain meningkatkan daya angkut, pengoperasian KRL SF12 diharapkan mampu mengurangi kepadatan penumpang pada jam sibuk, mempercepat proses naik dan turun penumpang di stasiun, serta meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat.

Informasi mengenai pengembangan operasional KRL dan peningkatan fasilitas di Stasiun Bogor juga diberitakan oleh ANTARA dan Republika, yang menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian dalam mengantisipasi pertumbuhan jumlah pengguna Commuter Line di wilayah Bogor dan sekitarnya. (Sn)

Scroll to Top