Ka PPKS Serahkan DED Pabrik Minyak Makan Merah Ke Menko UKM

Medan | EGINDO.co – Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan Dr. Ir. Edwin Syahputra Lubis, M.AgrSc menyerahkan Detail Engineering Design (DED) pabrik Minyak Makan Merah kepada Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki pada Senin (12/9/2022) di Kantor Kemenkop UKM, Jakarta.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki menyebut tahapan pembangunan pabrik minyak makan merah sudah mencapai 40 persen. Untuk itu pada hari Senin (12/9/2022), Detail Engineering Design (DED) terkait pabrik diserahkan.

Dikatakan Kemenkop UKM, sebelumnya, DED pabrik minyak makan merah ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2022. Namun, realisasinya sedikit molor akan tetapi tidak akan mengganggu.

Diakui Teten target pengoperasian pabrik minyak makan merah masih sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi, yaitu mulai Januari 2023. Sedangkan untuk mencapai target tersebut dibutuhkan sebelas tahap persiapan mulai dari DED, SNI, dan offtaker produk minyak makan merah.

Dijelaskan Teten, pihaknya telah membuat MoU dengan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) untuk menyerap produk minyak makan merah. Untuk offtaker dan pembelian minyak makan merah juga sudah ada.

Sementara itu kata Teten, tentang Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), Teten menyebut, sudah masuk dalam tahap konsensus oleh BSN (Badan Standardisasi Nasional). Pembangunan pabrik minyak makan merah menjadi piloting project bersama PTPN sebanyak tiga koperasi masing-masing berkapasitas produksi hingga 10 ton minyak makan merah.

Pembuatan mesin minyak makan merah pada tiga koperasi tersebut akan dibuat oleh pihak PPKS. Kata Teten upaya mempercepat aspek pembiayaan pembangunan pabrik minyak makan merah, pihaknya telah berkoordinasi dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), perbankkan dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BDPKS).

Ditegaskan Teten, pembangunan pabrik minyak makan merah merupakan sejarah baru bagi persawitan Indonesia dimana koperasi petani sawit bisa membangun minyak makan merah dan mendistribusikannya.

Rel/Fd/TimEGINDO.co

Scroll to Top