Jokowi Harap Untirta Terus Berinovasi Untuk Hadapi Disrupsi

Tangkapan Layar - Presiden Jokowi memberikan sambutan secara virtual dalam Dies Natalis ke-40 Untirta sebagaimana disaksikan di kanal Youtube Untirta, dari Jakarta, Jumat (1/10).
Tangkapan Layar - Presiden Jokowi memberikan sambutan secara virtual dalam Dies Natalis ke-40 Untirta sebagaimana disaksikan di kanal Youtube Untirta, dari Jakarta, Jumat (1/10).

Jakarta | EGINDO.com     – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten, terus berinovasi guna menyiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul dan kompetitif di tengah banyaknya tantangan disrupsi yang terjadi saat ini.

“Mampu menyiapkan Sumber Daya Manusia unggul yang kompetitif, serta menghasilkan ilmu pengetahuan yang kontributif bagi kemajuan ilmu Indonesia,” kata Presiden Jokowi secara virtual dalam Dies Natalis ke-40 Untirta sebagaimana disaksikan di kanal Youtube Untirta, dari Jakarta, Jumat.

Presiden mengatakan gedung kampus baru Untirta yang terintegrasi, canggih dan ramah lingkungan hanyalah modal awal. Oleh karena itu, infrastruktur fisik di Untirta harus diisi oleh aktivitas akademik yang kreatif dan berkualitas untuk membentuk SDM yang unggul.

Kegiatan akademik di Untirta juga diharapkan dapat menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman saat ini.

“Banyak pekerjaan yang hilang tapi juga banyak yang baru bermunculan, lembaga pendidikan tinggi harus mendampingi mahasiswa untuk hadapi perubahan-perubahan itu untuk menyongsong masa depan,” kata dia.

Turut hadir memberikan sambutan secara virtual pada Dies Natalis ke-40 Untirta, yakni Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin. Sedangkan Menteri BUMN Erick Thohir hadir secara langsung dan memberikan orasi ilmiah di Kampus Untirta, Sindangsari, Kota Serang, Banten.

Presiden sebelumnya meresmikan kampus baru Untirta di Sindangsari, Kota Serang, Banten, pada Maret 2021. Presiden juga mengapresiasi kampus baru Untirta yang konsisten menerapkan konsep smart and green university secara nyata di lingkungan kampus. “

“Saya lihat ada area terbuka hijau yang mencapai, tadi disampaikan oleh Pak Rektor, 30 persen dari luasan kawasan. Pencahayaannya semuanya menggunakan penerangan alami, tidak ada kendaraan pribadi yang masuk ke kampus ini, dan pergerakan di kampus ini dibantu oleh shuttle bus. Ini adalah visi smart and green university yang betul-betul terintegrasi,” kata Presiden saat itu.

Baca Juga :  [HOAX] Bisfenol a Senyawa Berbahaya Dalam Plastik Kemasan

Sumber: Antaranews/Sn

Bagikan :