Jepang Lebih Mengkhawatirkan Aspek Negatif Dari Melemahnya Yen

Ilustrasi Yen - Jepang
Ilustrasi Yen - Jepang

Tokyo | EGINDO.co – Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki mengatakan pada hari Selasa bahwa dia lebih khawatir tentang aspek negatif dari pelemahan yen saat ini, dan mengulangi peringatan Jepang terhadap pergerakan mata uang yang berlebihan.

“Lemahnya yen meningkatkan keuntungan eksportir namun juga meningkatkan beban pada perusahaan dan konsumen karena hal tersebut mendorong kenaikan harga impor,” kata Suzuki kepada komite parlemen.

“Karena tujuan kebijakan kami adalah mencapai kenaikan upah yang melebihi kenaikan harga, kami lebih khawatir mengenai dampak negatif pelemahan yen saat ini,” katanya.

Suzuki juga menegaskan kembali bahwa pihak berwenang Jepang akan terus memantau dampak mata uang terhadap perekonomian dan rumah tangga dan akan merespons dengan tepat.

Baca Juga :  Korsel,AS,Jepang Kutuk Uji Coba Rudal Korut, Desak Pertemuan

Yen telah melemah mendekati level 157 per dolar dan terakhir berada di 156,80 per dolar pada awal perdagangan Asia pada hari Selasa.

Selama akhir pekan, para pemimpin keuangan negara-negara maju Kelompok Tujuh (G7) menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperingatkan terhadap pergerakan mata uang yang terlalu fluktuatif, bahasa yang dilihat Jepang sebagai lampu hijau untuk melakukan intervensi di pasar guna menahan penurunan tajam yen.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :