Tokyo | EGINDO.co – Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengatakan pada hari Selasa (23 Juni) bahwa ia mengadakan pertemuan daring dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent sehari sebelumnya untuk membahas pasar keuangan global, seiring meningkatnya kekhawatiran atas fluktuasi mata uang yang tajam.
“Kami membahas situasi seputar pasar keuangan global, termasuk isu-isu terkait perkembangan di Selat Hormuz dan potensi dampak dari faktor-faktor ini,” kata Katayama kepada wartawan.
Ketika ditanya apakah intervensi mata uang secara eksplisit dibahas, Katayama tidak mengkonfirmasi adanya pembicaraan tersebut. Namun, ia menekankan bahwa Jepang dan Amerika Serikat memiliki pemahaman bersama yang kuat bahwa tindakan tegas akan diambil jika diperlukan.
“Itu tetap tidak berubah sama sekali,” katanya. Dengan latar belakang berbagai pergerakan dalam lingkungan ekonomi global, kami mengadakan diskusi yang konstruktif, dan saya merasa pandangan kami sangat selaras.”
Katayama mengklarifikasi bahwa pertemuan tersebut tidak diadakan secara mendesak, melainkan sebagai tindak lanjut dari diskusi dari KTT para pemimpin Kelompok Tujuh baru-baru ini di Evian, Prancis, yang dihadiri oleh Bessent.
Yen sempat melemah hingga sekitar 161,9 pada Senin malam, sedikit di bawah level terendah dua tahun yang dicapai minggu lalu. Penembusan di atas 161,96 akan membawa mata uang tersebut ke level terlemahnya sejak 1986.
Yen diperdagangkan pada 161,58 per dolar pada Selasa pagi di Asia.
Tokyo menghabiskan rekor 11,7 triliun yen (US$72,44 miliar) untuk intervensi di pasar valuta asing antara akhir April dan awal Mei.
Diskusi antara Katayama dan Bessent berlangsung sementara otoritas keuangan Jepang membuat pasar terus menebak-nebak tentang kemungkinan intervensi mata uang, dengan kurangnya sinyal yang jelas menunjukkan potensi perubahan taktik komunikasi.
Katayama pada hari Senin mengatakan Tokyo “akan merespons” “Sesuai dengan pergerakan mata uang kapan saja,” mengulangi frasa yang biasa digunakan pihak berwenang terlepas dari level yen.
Sumber : CNA/SL