Medan | EGINDO.com – Jenazah perempuan korban ledakan di perumahan mewah Grand Polonia nbrhasil dievakuasi. Upaya pencarian dan evakuasi korban ledakan rumah bertingkat membuahkan hasil. Tim gabungan pada Selasa (21/7/2026) petang berhasil menemukan satu jenazah perempuan dari reruntuhan lantai dua bangunan.
Dilaporkan penemuan jenazah itu menambah daftar korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian menjadi dua orang. Dari total enam orang korban yang terdata dalam musibah tersebut berikut rinciannya kondisi seluruh korban, 1 korban selamat (sehat) yakni orangtua dari pemilik rumah. Kemudian 2 korban dalam perawatan medis di rumah sakit yakni anak balita pemilik rumah dan kurir atau pengantar barang dagangan online yang tengah melintas saat kejadian.
Lalu 2 korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi yakni istri pemilik rumah yang ditemukan sekira pukul 02.00 WIB dinihari dan perempuan atauART atau babysitter yang ditemukan petang ini.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan mengatakan bahwa jenazah kedua yang dievakuasi berjenis kelamin perempuan. Jenazah tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk identifikasi lebih lanjut guna memastikan apakah korban merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) atau babysitter.
Pihaknya menambahkan, posisi korban ini ditemukan tidak jauh dari titik ditemukannya jenazah istri pemilik rumah yang telah dievakuasi sebelumnya pada subuh hari sekira pukul 02.00 WIB.
Proses evakuasi korban kelima dan pencarian satu korban tersisa menghadapi kendala teknis yang cukup kompleks. Petugas harus melibatkan ahli konstruksi bangunan untuk membongkar puing-puing secara hati-hati. Sempitnya akses masuk serta keberadaan kolom baja yang menghalangi jalur evakuasi menjadi tantangan utama tim di lapangan. Selain itu, posisi bangunan yang berbatasan sangat rapat dengan hunian di sisi kiri dan kanan menuntut kehati-hatian.@
Myas/timEGINDO.com