Jelang Ramadan, Harga Ayam Potong di Medan Jadi Begini, Pedagang Keluhkan Pasokan

Pedagang ayam
Pedagang ayam

Medan | EGINDO.com – Menjelang bulan Ramadan, harga ayam potong di Medan Sumatera utara (Sumut) mengalami kenaikan dan fluktuasi dan para pedagang mengeluh pasokan ayam potong. Beberapa pasar di kota Medan seperti di Pasar Simpang Limun, Kota Medan, harga ayam potong mengalami kenaikan dan fluktuasi.

Para para pedagang ayam potong merasakan pasokan yang berkurang dan para pedagang mengatakan harga ayam potong saat ini berada dikisaran Rp39.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Menurut pedagang harga tersebut masih belum stabil dan berpotensi kembali naik jika pasokan ayam terganggu. Diakui mereka harga ayam sekarang tidak menentu. Kadang sudah tinggi, kadang malah terlalu tinggi.

“Saat ini harga ayam potong dikisaran Rp39.000 sampai Rp40.000 per kilogram, bahkan bisa lebih kalau stok kosong,” kata Anwar (41) seorang pedagang ayam Potong di Pusat Pasar Medan yang ditemui EGINDO.com pada Selasa (17/2/2026).

Dijelaskannya, kenaikan harga ayam sebenarnya telah terjadi sejak beberapa bulan terakhir dan tidak hanya menjelang Ramadan. Katanya sejak Juli 2025 lalu, harga ayam mulai mengalami kenaikan dimana harga normalnya Rp30.000 per kilogram.

Kemudian terus berfluktuasi, Rp30.000 per kilogram, lalu naik jadi Rp33.000. Dalam satu minggu terakhir ini naik lagi jadi Rp36.000 per kilogram, kembali meningkat hingga Rp39.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Diakuinya penjualan meningat seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Menurut Anwar faktor utama penyebab kenaikan harga ayam adalah terbatasnya stok pasokan, mengingat sebagian besar ayam yang dijual didatangkan dari luar daerah.

Menurutnya kini stok ayam banyak dari luar daerah. Kalau pengiriman tersendat atau pasokan berkurang, harga langsung naik. Ia mengaku stok dapat berkurang sewaktu-waktu, terutama jika permintaan meningkat secara signifikan.

Dengan demikian maka stok ada, tapi tidak bisa dibilang aman. Kalau permintaan naik dan pasokan terlambat, pasti berpengaruh ke harga. Kini diperkirakan permintaan ayam dari pembeli mulai meningkat, terutama dari kalangan rumah tangga dan pedagang makanan serta kini menjelang Ramadhan dan tahun baru Imlek.@

Bs/timEGINDO.com

Scroll to Top